Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

DPRD Sumsel Apresiasi Pemprov Atasi Banjir

20140121palembang-siaga-banjir-feny-1Palembang, BP

Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani mengatakan, berdasarkan rapat-rapat pra anggaran bersama instansi terkait, Pemprov Sumsel sudah mengambil langkah guna mengantisipasi bencana banjir. DPRD Sumsel mengapresiasi hal tersebut.

“Seperti di Rumah Sakit Ernaldi Bahar, kalau hujan air masuk. Kita sudah antisipasi dengan membuat kolam retensi tahun 2015 ini. Begitupula ada jaringan dengan drainase yang juga diperbaiki dari PU Pengairan yang ada. Sepengetahuan saya, Pemprov Sumsel terus melakukan koordinasi dengan Pemko Palembang dalam mengantisipasi banjir ini baik dari PU Pengairan, PU Cipta Karya Kota Palembang, dan provinsi selalu berkoordinasi, karena ada kewenangan Kota Palembang dan ada kewenangan Provinsi ,” Katanya, Minggu (29/11).

“Kita lihat Pemko Palembang dan Walikota Palembang yang terjun langsung membersihkan kanal-kanal yang banyak sekali sumbatan-sumbatan, enceng gondok, sampah mereka berjibaku antara Pemko Palembang dan masyarakat tapi bisa saja sekarang ini karena musim hujan. Selama ini, sudah kemarau panjang tiga sampai lima bulan, maka gorong-gorong dan parit terjadi sumbatan. Dengan adanya hujan ini, sumbatan tersebut dapat mengalir,” katanya.

Politisi Gerindra ini menilai kalau terjadinya banjir di Kota Palembang, salah satunya karena daerah resapan air berkurang, semuanya sudah di semen. “Lihat kalau dibuat misalnya ada alam terbuka, masih ada serapan atau di pinggir jalan jangan dicor tapi pakai conblok. Sekarang ini dicor dan semen semuanya air meluap,” katanya.

Dalam APBD 2015, menurutnya, ada anggaran normalisasi sungai, pembuatan kolam retensi dan perbaikan drainase. “Pemprov Sumsel melalui Dinas PU Pengairan dan Dinas PU Cipta Karya sudah berusaha memperbaiki antisipasi banjir ini,” katanya.
Jalan Masih Gelap

Nopran juga mempertanyakan masih ada bagian di Kota Palembang yang gelap, terutama jalan-jalan protokol di Kota Palembang, apalagi menjelang Asian Games 2018. Padahal masyarakat Kota Palembang, selama ini dipungut lampu jalan oleh pihak Pemko Palembang.

“Itu masuk APBD Kota Palembang, jadi yang bertanggung jawab terhadap lampu jalan adalah Kota Palembang bukan Pemprov Sumsel. Ini belum terlaksana, mungkin mereka mempersiapkan APBD 2016. Mereka sedang pembahasan juga, tapi lampu jalan ini mendesak. Mungkin mereka belum tahu atau pura-pura tidak tahu. Tapi kalau dikasih tahu Pak Gubernur maka lampu jalan itu akan selesai, pastinya soal penerangan lampu jalan itu tanggung jawab Kota Palembang,” katanya, kemarin.

Apalagi semua masyarakat Kota Palembang yang memiliki meteran listrik memiliki kewajiban untuk membayar biaya lampu jalan. “Uang itu diambil Pemko Palembang dan yang berhak memperbaiki lampu jalan se-Kota Palembang adalah Pemko Palembang bukan Pemprov Sumsel,” katanya.

“Jika kita ingin bangun dari provinsi walaupun itu kewenangan kabupaten kota maka kita tidak bisa bangun namun memberikan bantuan keuangan dan tetap kabupaten/kota yang merealisasikan pekerjaan tersebut,” katanya.

Sebelumnya terkesan gelapnya kondisi Kota Palembang terutama yang tampak di sepanjang Jalan Sudirman, membuat Gubernur Sumsel menginstruksikan kepada Pemko Palembang agar setiap kawasan pertokoan di sepanjang jalan tersebut memasang lampu  hemat energi.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, sepanjang Jalan Sudirman masih terlihat suram dan gelap saat malam hari. Sehingga, perlu adanya penambahan sistem penerangan. Berhubung di sepanjang jalan tersebut merupakan kawasan pertokoan, maka, pihak toko diharuskan untuk memasang lampu. Hal tersebut, kata Alex dapat terwujud apabila ada instruksi khusus dari Pemko Palembang.

“Coba buatkan perintah dari Kota Palembang agar setiap toko  menyiapkan lampu di sepanjang jalan Sudirman supaya terang benderang dan tidak terlihat gelap,” tegasnya saat ditemui, Griya Agung.

Staff Ahli Bidang Ekubang Bappeda Kota Palembang Sudirman T menjelaskan, pihaknya akan segera melaporkan apa yang diinstruksikan oleh Gubernur tersebut kepada Walikota Palembang Harnojoyo. Karena instruksi tersebut merupakan bagian dari penilaian untuk Piala Adipura.

“Secepatnya akan kami laksanakan dengan menginstruksikan kepada camat dan lurah,” katanya. Sudirman menambahkan, pemasangan lampu di kawasan jalan tersebut agar  Palembang terlihat terang dan semarak. Nantinya, sambung dia, pemasangan akan dibebankan kepada toko. Sehingga kondisi di sepanjang jalan tersebut kalau malam tetap hidup.

“Di sepanjang Jalan Sudirman itu kan hampir seluruhnya merupakan pertokoan, bukan rumah. Kami akan mengeluarkan semacam imbauan. Agar setiap toko memasang lampu LED yang hemat energi,” katanya. #osk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...