Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Diduga Bocor, Kampung Baru Mendadak Sepi

# 10 Pengunjung Terjaring Razia

1448793520601(1)Palembang, BP
Sebanyak 285 personel melakukan penyisiran di Jalan Teratai Putih, persisnya di lokalisasi Kampung Baru, Kecamatan Sukarami Palembang, Minggu (29/11) sekitar pukul 00.00. Puluhan tempat hiburan yang berada di dalam sana menjadi sasaran razia gabungan tersebut.

Seluruh personil yang diturunkan untuk menyisir dan melakukan razia tersebut merupakan gabungan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel, Polda Sumsel, Denpom Palembang, serta Satuan Polisi Pramong Pradja (Sat Pol PP) Kota Palembang.

Razia yang digelar ratusan petugas mengenakan senjata lengkap tersebut diduga telah bocor karena aktivitas di Kampung Baru mendadak sepi pengunjung dan tak ramai seperti hari biasa.

Dari razia yang menerjunkan 285 personil gabungan tersebut, petugas mendapatkan 10 pengunjung yang saat dilakukan tes diduga positif mengkonsumsi narkotika. Kesepuluh pengunjung tersebut, terdiri dari delapan pria dan dua wanita.

Baca:  Dua Cafe di Eks Lokalisasi Teratai Putih di Obrak-abrik Aparat

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Iswandi, saat dikonfirmasi mengatakan, razia gabungan yang digelar tersebut sengaja difokuskan di Kampung Baru, karena sebelumnya tempat hiburan lainnya yang ada di Sumsel sudah dilakukan.

“Kalau yang lainkan sudah, jadi semalam kita bersama rekan-rekan menyisir dan melakukan razia di tempat hiburan yang berada di Kampung Baru,” ujar Iswandi.

Baca:  Dua Cafe di Eks Lokalisasi Teratai Putih di Obrak-abrik Aparat

Disinggung mengenai para pengunjung yang terjaring razia oleh 285 personil gabungan tersebut, Iswandi menjelaskan, sejumlah warga yang saat dilakukan tes diduga positiv mengkonsumsi narkotika, saat ini masih diproses dan diamankan di BNNP Sumsel.

“Kalau hasil razia dari warga sipil yang terjaring. Tapi untuk lengkapnya, masih dalam proses di BNNP Sumsel,” kata Iswandi.

Dengan dilakukan razia secara bersama-sama ini, diharapkan Iswandi, agar ke depan Sumsel menjadi lebih baik. Bahkan, dapat bebas dari narkoba.

Baca:  Dua Cafe di Eks Lokalisasi Teratai Putih di Obrak-abrik Aparat

Sementara itu, Kapendam II Sriwijaya Kolonel Arh Syaipul Mukti Ginanjar menjelaskan, dari kegiatan yang dilakukan tersebut, pihaknya melibatkan sedikitnya 10 personel dari Denpom Palembang, karena dalam razia tersebut leading sektornya dipimpin oleh BNNP Sumsel.

“Tidak ada anggota TNI yang mendatangi tempat terlarang itu. Namun, jika ada yang terjaring, Pangdam II Sriwijaya akan menindak tegas. Bahkan, jika ada anggota yang terlibat narkoba akan dipecat,” tegas Syaipul. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...