Home / Headline / Mencuri Karena Ngebet Ingin Punya Motor

Mencuri Karena Ngebet Ingin Punya Motor

# Baru Dipakai Dua Bulan Dipergoki Pemiliknya

20151127_110705Palembang, BP

Ingin sekali memiliki sepeda motor untuk pergi bekerja namun penghasilan sebagai buruh bangunan di PT Pusri tidak pernah cukup untuk membelinya, membuat Ari Gasita (20) kehilangan akal sehat. Ia nekat mencuri untuk bisa mendapatkan kendaraan roda dua itu.

Untuk mengelabui korban, M Andhika (23), sepeda motor Yamaha Mio Sporty dengan nomor polisi (nopol) BG 3967 OQ yang semula bewarna merah itu, langsung diubah tersangka yang akrap disapa Ari ini menjadi warna biru kuning dengan cara menutupi warna aslinya menggunakan stiker.

Sayangnya, setelah motor tersebut dipakai selama dua bulan untuk bekerja, ketika tersangka Ari, warga Jalan Mayor Zen, Lorong Sentosa, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni Palembang hendak pulang bekerja dengan mengendarai motor curiannya, Kamis (26/11), tepat di depan pintu masuk PT Pusri, korban yang melintas masih mengingat motor tersebut.

Mengetahui itu motornya, korban yang merupakan warga Jalan Sersan Zaini, Lorong Kebumen, RT 31 RW 12, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang langsung mengejar dan menghajar Ari di lokasi kejadian. Beruntung satpam PT Pusri datang mengamankan Ari di Pos Satpam dan langsung dibawa petugas ke Mapolsek Kalidoni Palembang.

“Untuk dipakai sendiri motor itu, karena saya ingin punya motor. Sedangkan selama ini, tiap saya pergi kerja jalan kaki terus,” ujar tersangka Ari, saat diamankan di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (27/11).

Motor tersebut, dikatakan Ari, dicurinya sejak dua bulan lalu, persisnya di parkiran belakang PT Pusri, September lalu. Namun, yang menjalankan aksi pencuriann tersebut bukan dirinya, melainkan temannya, Medi (DPO).

“Waktu itu Medi yang curi, karena sepi saya suruh Medi yang ambil motor menggunakan kunci T. Karena motor ini mau saya pakai untuk pergi kerja, jadi warnanya saya ganti dengan ditempel stiker biar tidak diingat pemiliknya,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Rachmat Syawal Pakpahan menjelaskan, tersangka tersebut sebelumnya sudah lidik oleh anggota. Bahkan, petugas sudah mengantungi identitas dan tempat tinggalnya.

“Kami tinggal menangkapnya saja, tetapi korban yang telah mempergoki duluan karena masih ingat motornya. Akibat ulahnya, tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP,” pungkas Pakpahan. #rio