Ultimate magazine theme for WordPress.

Korupsi Dana Desa & Perikanan Muba Disidang Tipikor

dana desaSekayu, BP
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekayu segera melimpahkan berkas tindak pidana korupsi (tipikor) yang sedang ditangani. Kasus ini terjadi sepanjang tahun 2014 dan mulai disidik awal tahun 2015.  Kasus ini meliputi berkas dugaan tipikor di Dinas Perikanan dan kasus Alokasi Dana Desa (ADD). Satu orang tersangka yakni RD sudah ditahan.

“Saat ini kita mempersiapkan untuk melimpahkan tiga berkas kasus tipikor, dua dugaan penyimpangan Alokasi Dana Desa di dua desa, dan satu dugaan pidana korupsi pada Dinas Perikanan,” ungkap Kepala Kejari Sekayu Edi Handoyo melalui Kasi Pidanan Khusus (Pidsus) Abdul Halim, dihubungi melalui ponselnya, Jumat (27/1).

Untuk tersangka terkait dugaan penyimpangan ADD di Desa Tanah Abang, Kecamatan Batang Hari Leko, seorang tersangka bertindak sebagai fasilitator kecamatan (FK) sudah ditahan pada Rabu (25/11) lalu. Sedangkan untuk kepala desa (kades) minggu depan dipanggil. Pelimpahan berkas tipikor ini menyusul  rampungnya audit dari BPKP dengan kerugian negara  sebesar lebih kurang Rp140 juta.

“Tersangka fasilitator untuk ADD di Tanah Abang sudah ditahan, sedangkan kadesnya nanti Minggu depan akan dipanggil. Untuk ADD satunya lagi, masih dalam pemanggilan saksi. Yang jelas kita akan melimpahkan segera ke pengadilan Tipikor di Palembang,” ujar Halim tanpa menyebutkan kapan persisnya berkas dilimpahkan.

Untuk kasus tipikor di Dinas Perikanan, lanjut Halim, berkas dugaan penyimpangan pidana korupsi sudah P21. Selanjutnya  proses ke tahap kedua, tinggal menunggu pelimpahan berkas dari penyidik. “Sabar saja, yang jelas kami berkomitmen untuk melakukan pemberantasan korupsi di Muba,” tukasnya.#arf

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...