Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Waspadai Curah Hujan Tinggi

PU Pengairan Sumsel catat  tahun 2012 -2014 terjadi 163 longsor, banjir sebanyak  560 kejadian, banjir bandang terjadi 93 kejadian.
IMG-20151126-03355Palembang, BP
Curah hujan  di Provinsi Sumatera Selatan, terutama kota Palembang semakin tinggi, pihak Pemprov Sumsel melalui Dinas PU Pengairan Provinsi Sumsel meminta masyarakat waspada dan mengantisipasi terjadinya bencana akibat curah hujan yang tinggi.
Kepala Dinas PU Pengairan Provinsi Sumsel Dr Ir H Syamsul Bahri, MM mengatakan, pihaknya mencatat selama tahun 2012 hingga 2014 di Provinsi  Sumsel tercatat telah terjadi 163 longsor, banjir sebanyak  560 kejadian, banjir bandang terjadi 93 kejadian semua akibat curah hujan.
“Ini kejadian tiga tahun terakhir di mana daerah rawan bencana seperti di Palembang,  banjir di OKU, OKI, kalau longsor di Pagaralam, Lahat, Empatlawang bisa dekat aliran sungai,” katanya usai workshop independent  monitoring and evaluation (IME) urban flood control system improvement in selected cities under JICA Loan IP-551, Kamis (26/11) di aula Dinas PU Pengairan Sumsel.
Sedangkan untuk mengantisipasi banjir tahun ini  pihaknya menganggarkan Rp43 miliar untuk sedimentasi sungai, untuk sedimentasi rawa ada Rp30 miliar, ” katanya.
“Kita tahun ini juga membangun kolam retensi di Arafuru, Kecamatan IT II, untuk pembangunan kolam retensi baru DED di Borang, Soekarno Hatta , deket bandara,” katanya.
Pembangunan kolam retensi karena kurangan anggaran maka dilakukan sesuai prioritas dulu.
“Kegiatan ini untuk contoh satu pencegahan penanganan banjir, di Bepenas kita kerja sama,” katanya.
Sedangkan untuk penanganan banjir di kota Palembang harus dibangun 65 kolam retensi, masih sisa 41 kolam retensi lagi karena banyak kendala seperti ganti rugi dan lahan.#osk
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...