Ultimate magazine theme for WordPress.

Pembangunan Jalan Tol Palindra ‘On Schedule’

# Gubernur Sumsel: Terus Jalan
20150728Pembangunan_Tol_Palindra_280715_nova_2Palembang, BP
Komisi IV DPRD Sumsel menilai pembangunan Jalan Tol Palembang-Indralaya (Palindra) on schedule atau tepat waktu.
“Karena mereka masih memperkeras pondasi awal, pasir itu, itu yang mereka lakukan, ” kata Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Herpanto, Kamis (26/11).
Apalagi pihaknya menilai jumlah biaya, pekerjaan dan waktu sudah sejalan. Pekan lalu Wakil Ketua Komisi XI DPR Marwan Cik Asan dan rombongan meninjau langsung jalan Tol Palindra di kawasan Pemulutan, lokasi tol tersebut.
Mereka datang dalam rangka pengawasan terhadap proyek pembiayaan yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
“PT Sarana Multi Infrastruktur kan sudah beri permodalan untuk tol Palindra sebesar 30 persen, kami mau lihat efektivitasnya seperti apa,”  kata Marwan.
Dari 22 km, hanya 5 km lahan yang keras, sisanya 17 km berupa rawa. Meski begitu, Marwan mengakui kalau progres pembebasan lahan tol Palindra yang tercepat dari proyek tol lain. Pihaknya mendapat penjelasan kalau lahan rawa akan digarap dengan sistem vakum sehingga lebih efektif secara pengerjaan.
Sistem ini membuat lahan yang terpakai tidak menyerempet lahan milik warga. Marwan mengatakan, jika melihat progres yang dikerjakan PT Hutama Karya, pihaknya yakin tol Palindra bisa selesai 2017 nanti.
Menurutnya kemajuan tol Palindra berbeda dengan tol Terbanggi Besar-Bakaheuni yang terkendala pembebasan lahan. Di sana, banyak lahan yang di atasnya sudah berdiri rumah masyarakat.
“Tol Palindra ini paling cepat progresnya dibanding tol Trans Sumatera lainnya,”  katanya.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin mengatakan, tol Palindra terus berjalan. Meski sempat diguncang isu berkurangnya alokasi dana penyertaan modal untuk pembangunan tol tersebut, Alex optimis jalan tol Palindra bisa selesai sesuai target.
“Tidak ada kendala, penyertaan modal untuk tol Sumsel tetap aman,” tegasnya. Tol Palindra yang dikerjakan PT Hutama Karya ini investasinya mencapai Rp3,3 triliun. “Pokoknya berjalan dan kita targetkan 2017 sudah bisa lewati,” kata Gubernur.
Pembangunan tol Palindra ini dibagi tiga section. Section 1 yakni Palembang-Pemulutan (yang dikerjakan sekarang). Lalu, section 2 Pemulutan-KTM Rambutan, dan section 3 KTM Rambutan-simpang Inderalaya. Section 1 panjangnya 7 kilometer, section 2 sepanjang 2, 5 kilometer, dan section 3 panjangnya 10 kilometer. Jalan tol ini memiliki dua exit interchange, lokasinya di Pemulutan dan KTM Rambutan. #osk
Baca:  Exit Tol Pedu, Tol Kapal Betung Tidak Bisa Dibebaskan PT Waskita Tol Sriwijaya
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...