Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Korupsi Pajak, Oknum PNS Dituntut Berbeda

 

Palembang, BP

Sana Masni (48) dan Nana Mardiana (32) terdakwa kasus dugaan penggelapan uang pungutan pajak yang tidak disetorkan dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman berbeda dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Klas IA Khusus pada PN Palembang, Senin (23/11).

Dalam persidangan dengan berkas terpisah ini terdakwa Sana Masni, yang merupakan oknum PNS Sekda Kota Palembang dituntut JPU Victor dengan pidana penjara selama dua tahun penjara serta denda sebesar Rp376.548.854. Sedangkan terdakwa Nana Mardiana, Staf di BKD Kota Palembang dan saat kasus ini bergulir bertugas sebagai Bendahara Kesbangpol Linmas Kota Palembang periode 2008-2010 ini.

Dituntut pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan serta denda sebesar Rp777.186.384 untuk perbuatan di tahun 2008 dan sebesar Rp376.548.854 untuk tahun 2009. Atas perbuatan tindak pidana secara bersama dan sengaja tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong, sehingga menimbulkan kerugian negara. Sebagaimana diatur dalam Pasal 39 ayat 1 huruf i.

Undang Undang Nomor 6 Tahun 1983, sebagaimana diubah Undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 dan diubah lagi dengan Undang Undang Nomor 16 Tahun 2009 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan jo pasal 43 ayat 1.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim yang diketuai Wisnu Wicaksono menunda persidangan dan memberikan kesempatan kepada masing-masing terdakwa untuk membela diri.

“Sidang hari ini kita tunda dan akan kembali dilanjutkan dengan agenda pembelaan dari masing-masing terdakwa,” ujarnya.

BP/HARIS SUPRAPTO SIDANG-Sana Masni dan Nana Mardiana, terdakwa kasus penggelapan pajak saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor pada PN Klas IA Khusus Palembang, Senin (23/11).
BP/HARIS SUPRAPTO
SIDANG-Sana Masni dan Nana Mardiana, terdakwa kasus penggelapan pajak saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor pada PN Klas IA Khusus Palembang, Senin (23/11).
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...