Ultimate magazine theme for WordPress.

Curi Burung Untuk Belikan Ponsel Istri

Palembang, BP

BP/BELLY CASIO CURI BURUNG- Mifta (20) pelaku pencuri burung di introgasi petugas Mapolresta Palembang, Senin (23/11).
BP/BELLY CASIO
CURI BURUNG- Mifta (20) pelaku pencuri burung di introgasi petugas Mapolresta Palembang, Senin (23/11).

Merasa tidak pernah memberikan sesuatu kepada istrinya, Mifta Arif alias Ari (20), warga Jalan Poltek, RT 06 RW 02, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, nekat mencuri dua ekor burung kenari. Niatnya, burung hasil curian itu akan dijual kemudian dibelikan telepon seluler (ponsel) sebagai hadiah kepada sang istri.

Namun sialnya, belum sempat membawa kabur burung hasil curiannya, tersangka lebih dulu dipergoki warga. Tak ayal, warga yang geram akhirnya menghakimi tersangka sebelum akhirnya diserahkan ke Polresta Palembang, Senin (23/11).

Saat diperiksa, Ari mengaku, baru satu kali melakukan aksi pencurian tersebut. Di mana aksi itu dilakukan secara spontanitas saat tersangka melintas di kawasan Komplek Perumahan Griya Al-Bariah, Jalan Pendidikan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I.

Niat jahat tersangka muncul saat melintas di depan rumah Ari Ariandi (32). Saat itu, tersangka melihat dua ekor burung kenari di dalam sangkar di perkarangan kediaman korban. Keadaan yang sepi, membuat tersangka dengan leluasa masuk ke perkarangan rumah korban dan mengambil dua ekor burung tersebut.

Menurut tersangka, kenekatannya tersebut dilakukan lantaran ingin memberikan hadiah kepada istrinya yang kini tengah hamil tiga bulan.

“Sebelumnya, tidak ada rencana Pak. Tadi pagi mau berangkat kerja dan lewat di sekitar situ. Melihat ada burung di depan rumah korban, saya langsung ambil dan saya masukkan ke dalam jok motor. Rencananya mau dijual di pasar burung dan uangnya mau dibelikan handphone buat istri,” ujarnya di Polresta Palembang.

Setelah aksinya berhasil, tersangka dengan santai membawa kabur burung hasil curiannya.

“Tapi tak jauh dari situ saya dicegat oleh tiga orang warga. Mereka memeriksa saya dan mendapatkan burung yang saya sembunyikan di jok motor saya itu. Kemudian mereka meneriaki saya maling hingga warga sekitar datang dan memukuli saya sebelum dibawa ke sini. Saya menyesal Pak,” kata buruh bangunan ini.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede, Sik, membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka. Menurutnya, saat ini tersangka sedang dalam pemeriksaan petugas.

“Ya, kita proses. Tersangka masih menjalani pemeriksaan dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman kurungan lima tahun penjara,” tegas kasat.

Obel

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...