Ultimate magazine theme for WordPress.

‘Stun Gun’ Tak Melawan Hukum

 20150506_110906Palembang, BP
Sebuah alat kejut listrik atau yang lebih dikenal dengan nama stun gun dan dimanfaatkan untuk menghindari aksi tindak kriminalitas seperti begal, ternyata tidak melanggar hukum. Bahkan, alat tersebut sudah dipakai banyak negara karena efektif meminimalisir terjadinya kejahatan.

Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Sumarso, Jumat (20/11), mengatakan dalam penggunaan stun gun yang dimanfaatkan sebagai alat pertahanan diri tersebut tidak bertentangan dengan hukum. Kepemilikannya juga tidak perlu mengantungi surat izin, berbeda dengan senjata jenis airsoft gun.

“Boleh-boleh saja, tidak dilarang. Stun gun juga tidak perlu ada surat izin. Berbeda dengan airsotf gun, jika itu baru ada aturannya,” ujar Sumarso.

Beberapa negara di dunia, masih dikatakan Sumarso, justru menganjurkan warganya agar memiliki alat kejut listrik tersebut sebagai upaya pertahanan diri saat terjadinya kriminalitas, karena alat ini dinilai cukup efektif untuk melumpuhkan pelaku dan dampak kejahatan itu juga bisa dihindarkan.

“Alat kejut listrik itu memang efektif. Sistem kerja alat itu juga hanya mengeluarkan listrik, dengan begitu orang bisa terkejut dan gagal beraksi saat tengah mencoba menjalankan aksi kejahatan,” kata Sumarso.

Meski tidak melanggar hukum memiliki stun gun, Sumarso tetap mengimbau kepada masyarakat yang memilikinya agar tidak salah mempergunakannya. Dicontohkannya, untuk berbuat kejahatan, karena itu jelas dilarang.

“Gunakan sebaik-baiknya, jangan justru menjadi alat untuk berbuat kriminal. Jadi manfaatkan untuk positifnya sebagai penjaga diri saat bepergian,” kata Sumarso.

Sementara itu, Sugih yang merupakan warga Sukabangun II, Kecamatan Sukarami, Palembang mengaku, memiliki stun gun sudah sejak lama. Bahkan, alat tersebut dibelinya untuk berjaga diri ketika dirinya pulang larut malam.

“Saya kan sering pulang malam, jadi untuk jaga-jaga saja membeli stun gun, terus lebih aman juga daripada membawa airsof gun,” tutur Sugih. #rio

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...