Home / Headline / Kemenpar Anggarkan Rp25 M Bantu Promosi Sumsel

Kemenpar Anggarkan Rp25 M Bantu Promosi Sumsel

Menteri pariwisata meninjau lahan Poltek Pariwisata 4Palembang, BP
Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi wisata yang sangat bagus. Salah satunya disepanjang sungai musi yang sangat berpotensi untuk dijadikan obyek wisata.

“Tahun depan, kami akan menganggarkan dana sebesar Rp25 miliar untuk promosi wisata Sumsel. Nanti, bentuknya berupa publikasi dan sosialisasi kepada masyarakat akan wisata-wisata yang ada di Sumsel. Ini perlu tindakan dari pemerintah daerah juga,” kata Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya saat diwawancarai wartawan usai acara serah terima aset atau lahan pembangunan Politeknik Negeri Pariwisata Palembang dari Gubernur Sumsel kepada Menteri Pariwisata RI, di Griya Agung, Jumat (20/11) sore.

Menurut Arief, pembangunan Politeknik Pariwisata Negeri Palembang juga dapat menjadi salah satu kegiatan untuk mendorong pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan.

“Kondisi pariwisata di Sumsel ini kan belum tereksplor secara maksimal. Mungkin dengan didirikannya sekolah tinggi pariwisata ini dapat menumbuhkan giat kepariwisataan di daerah Sumsel,” katanya lagi.

Dirinya mengatakan, sangat mengapresiasi sekali dengan apa yang telah dilakukan pemerintah provinsi Sumsel untuk mendirikan sekolah tinggi pariwisata ini.

“Saya sangat apresiasi sekali, ini kan sekolah pariwisata kedua setelah sekolah pariwisata di Bandung. Perkembangan pariwisata di daerah juga tergantung pada pemimpinnya, jika pemimpinnya aktif melihat potensi dan bisa mengembangkannya maka akan terkelola dengan baik,” sambungnya.

Untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, lanjut Arief, pihaknya akan membantu mendorong untuk membuka rute penerbangan baru dari Guangzhou ke Palembang.

“Tentu dengan dibukanya rute penerbangan baru juga harapannya dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara di Sumsel. Wisman ini akan membawa dampak positif bagi seluruh penjual jasa wisata di Sumsel, khususnya untuk penduduk di pinggiran sungai musi nanti,” ungkap Ia.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Ir H Alex Noerdin mengatakan, pemerintah provinsi Sumsel akan berusaha maksimal mengembangkan potensi wisata yang ada di Sumsel. “Seperti di Palembang ada sungai musi yang sangat berpotensi menjadi objek wisata,” ujar Alex Noerdin.

Bicara tentang pariwisata Sumsel, Alex mengakui, destinasi wisata di Sumsel belum sebaik destinasi wisata di daerah lain. Akan tetapi, Sumsel punya kelebihan tersendiri yaitu sejarah dan budaya serta kuliner yang dapat dioptimalkan untuk jadi pendukung peningkatan wisatawan.

“Sumsel ini banyak destinasi wisata sejarah dan budaya, misalnya seperti bukit siguntang dimana tempat itu adalah tempat pertama kali peradaban budha masuk ke Palembang. Selain itu juga kerajaan Sriwijaya pertama kali itu terletak di Sumsel. Jadi, inilah potensi wisata sejarah dan budaya yang akan dioptimalkan,” terangnya.

Mengenai Politeknik Negeri Pariwisata Palembang, Dikatakannya, pemerintah provinsi Sumsel sudah menghibahkan lahan seluas 20 hektar untuk pembangunannya. “Lahan ini terletak di Jakabaring. Nanti disebelah Poltek Pariwisata ini juga akan dibangun Sekolah Tinggi Jurnalis,” katanya.

Ia menambahkan, juga akan ada kerjasama pemprov sumsel dengan sekolah pariwisata Missouri untuk ikut memberikan pengajaran bagi para siswa. “Mungkin saja kita ambil tenaga pengajar dari Missouri agar bisa mengajar siswa Poltek Negeri Pariwisata Palembang,” tuturnya.

Ia berharap, dengan dibangunnya Politeknik Negeri Pariwisata Palembang dan dorongan dari Menteri Pariwisata RI untuk membuka rute penerbangan baru dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun lokal yang berkunjung ke Sumatera Selatan.

“Jika jumlah wisatawan meningkat tentunya juga berdampak pada seluruh pelaku usaha, seperti usaha souvenir, kerajinan khas, ataupun penjual kuliner khas,” harapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Chamelyn Sinaga mengatakan, anggaran Rp 25 miliar yang akan diberikan oleh Kementerian Pariwisata merupakan anggaran promosi wisata.

“Jadi, nanti anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan promosi pariwisata. Seperti membuat film ataupun rekaman mengenai destinasi wisata yang ada di Sumsel. Kemudian hasil rekaman tersebut dipublikasikan ke media-media seperti di televisi. Tujuannya, agar seluruh masyarakat juga tahu dengan objek-objek wisata yang ada di Sumsel,” jelas Irene saat diwawancarai.

Irene mengatakan, pihaknya juga akan segera membentuk tim untuk mengembangkan wisata sungai musi  yang sangat memiliki banyak tempat wisata seperti Pulau Kemaro, Kampung Arab dan sebagainya. “Sungai musi ini sangat berpotensi untuk dijadikan objek wisata. Nanti, kami akan membuat paket perjalanan menyusuri pinggiran sungai musi ketempat yang mempunyai objek tertentu,” katanya. #dil

x

Jangan Lewatkan

Pabrik Aspal Karet Muba Beroperasi, Ini Untungnya Bagi Sumsel

Sekayu, BP–Karet petani Musi Banyuasin punya pasar baru selain bokar yang selama ini jadi sumber penghasilan. Namanya aspal karet.  Bahannya ...