Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Simone Masih Kelelahan

Palembang, BP

Playmaker anyar Sriwijaya FC Raffael Simone Quentieri tampil menjanjikan lawan AT Farmasi. Namun staminanya masih kedodoran.

Dalam partai ujicoba melawan AT Farmasi yang digelar di Stadion Manahan Solo, Minggu (16/11) sore, Pelatih Sriwijaya FC Benny Dollo menurunkan Simone di babak kedua. Pemain asal Italia ini tampil cukup baik dengan membuat dua assist.

“Simone bermain cukup baik, tapi fisiknya masih kedodoran. Kita maklum, karena dia baru tiba usai melakoni perjalanan jauh dari negaranya,” kata Pelatih SFC Benny Dollo, Senin (16/11).

Menurut pelatih yang akrab disapa Bendol, dirinya memfokuskan perhatian pada posisi playmaker, yang jadi titik lemah SFC di Piala Presiden, beberapa waktu lalu.

Di turnamen itu, selain tidak ada striker murni, skuad SFC juga tak memiliki pengatur serangan alias playmaker. Simone sepertinya mampu memainkan peran ini. “Simone mampu mengalirkan bola ke lini depan dengan baik,” ujar pelatih berusia 65 tahun.

Ya, pola serangan Laskar Wong Kito memang tidak monoton sejak ada pemain asing tersebut. Gempuran lebih variatif, dari sayap kanan dan kiri, hingga menusuk ke kotak penalti dari tengah. Aliran bola lewat udara, sentuhan satu-dua, dan umpan terobosan sulit diterka pemain bertahan AT Farmasi.

Kendati bermain apik, bukan berarti Simone sudah mendapat tempat di starting eleven SFC saat menghadapi Gresik United pada Jenderal Sudirman Cup, Kamis (19/11) nanti.

“Fisiknya masih belum fit karena baru tiba di Indonesia. Kita akan pantau hingga sehari jelang pertandingan. Umpan-umpannya sudah cukup baik, terukur dan memanjakan lini depan. Terbukti dua gol terakhir yang dicetak pemain SFC semuanya berkat umpan dan kreasianya,” ujar Bendol.

Disinggung soal pemain asing anyar SFC lainnya, Osas Saha, menurut Bendol, kehadiran pemain asal Nigeria itu memberikan warna di lini depan. Apalagi, striker asal Nigeria itu mampu beradaptasi dengan punggawa SFC lainnya.

“Osas bisa menjadi target man. Sekarang tinggal bagaimana para pemain menjalankan strategi yang sudah disiapkan, serta menciptakan sebanyak mungkin peluang untuk mencetak gol,” ungkapnya.

Asisten Pelatih SFC Hartono Ruslan mengakui Simone masih lelah usai melakukan perjalanan jauh. Ia diminta mencapai titik kebugaran yang diinginkan pelatih lewat latihan sebelum bertanding di Stadion Kanjuruhan.

“Wajar saja, penerbangan dari Italia ke Indonesia mungkin jauh, jadi dia butuh istirahat,” ucap Hartono.

Selain istirahat, Simone juga perlu menyesuaikan gaya bermain rekan-rekannya sehinga tidak terjadi salah komunikasi atau membuang peluang yang ada. O zal

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...