Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Palembang Hujan Lebat, Awas Kadar Asam

Palembang, BP

BP/ARRACHIM PALEMBANG DIGUYUR HUJAN-Setelah tiga bukan kemarau Palembang akhirnya diguyur hujan lebat dihampir semua kawasan diKota Palembang, Jumat (30/10)
BP/ARRACHIM
HUJAN-Setelah tiga bukan kemarau, Palembang akhirnya diguyur hujan lebat di hampir semua kawasan.

Hampir di sejumlah kawasan di Sumatera Selatan (Sumsel) di guyur hujan, Minggu(15/11) sore. Meskipun tidak terlalu lama, cukup membuat basah Kota Palembang. Jelang peralihan musim, masyarakat diminta waspada, agar terhindar dari penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang dr Anton mengatakan yang perlu diwaspadai saat hujan seperti ini adalah terkena langsung air hujan, sebab kadar asam pada hujan jelang peralihan musim masih tinggi.

“Hindari terkena langsung hujan ini, karena kadar asam hujan saat peralihan musim cukup tinggi. Pada orang tertentu dan saat daya tahan tubuh menurun, bisa dengan mudah terserang penyakit,” kata dr Anton, kemarin.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap dan lebih menjaga kekebalan tubuh saat peralihan musim seperti saat ini. Misalnya mengkonsumsi air putih yang cukup, mulitivitamin dan sebagainya agar tidak mudah terserang penyakit.

“Paling rentan penyakit yang datang biasanya flu atau demam, bisa juga penyakit kulit dan gatal-gatal. Untuk itu selain menjaga daya tahun tubuh tetap fit, maka perlu meningkatkan kebersihan di lingkungan rumah,” katanya.

Membersihkan saluran air, terutama dari genangan-genangan menurut dr Anton juga baik terhadap untuk membatasi peluang berkembangbiaknya nyamuk. Apalagi botol-botol bekas, atau tempat-tampat yang menjagi genangan air hujan untuk segara dibersihkan.

“Kondisi saat ini mudah terjadi penurunan daya tahan tubuh, segala penyakit mudah masuk ke dalam tubuh jika kekebalan tubuh menurun, untuk itulah paling penting adalah tetap menjaga daya tahan tubuh, intinya harus terus menjaga tubuh tetap fit,” katanya.

Terkait kualitas asap pasca turun hujan, dr Anton mengakui masih harus diwaspadai, sebab penguapan panas dan menimbulkan asap, masih tetap berpotensi penyebaran bibit penyakit. Hanya saja, saat hujan asapnya kian menipis.

“Asap tetap masih diwaspadai, karena asap yang timbul biasa setelah terjadi pengupan. Kawasan yang masih terbakar saat tersiram hujan masih tetap menimbulkan asap, hanya saja bedanya saat ini sudah terjadi penipisan, namun tetap harus wasapada,” ujar dr Anton.

Pantuan titik hujan di Kota Palembang kemarin hampir sebagian besar wilayah diguyur hujan. Kondisi hujan cukup deras, kendati hanya sekitar 30 menit terjadi namun cukup membuat saluran air di Kota Palembang mengalir deras.

Rusli (30) warga Ariodillah mengatakan, hujan cukup membuat basah Kota Palembang, hanya saja saluran air masih belum mengalir dengan baik. Seperti di kawasan di depan PT Taspen, saluran air masih banyak sampahnya.

“Malah takut banjir mas, apalagi kalau hujan deras, biasanya di Simpang Polda itu tergenang kalau hujan deras. Memang kalau antisipasi dari jauh-jauh hari, jangan saat mau hujan baru ada ansipasi banjir dari pemerintah,” katanya. #ren

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...