Ultimate magazine theme for WordPress.

Program S3 Digabung Kuliah Gratis

Palembang, BP

Selain Program Kuliah Gratis (PKG) yang sudah dilaksanakan Pemprov Sumsel beberapa bulan lalu, ternyata pemerintah melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sumsel, sudah terlebih dahulu membuka program beasiswa S3 (doktor) bagi dosen dan para guru. Hingga saat ini, sudah ada lebih kurang 26 mahasiswa pascasarjana yang menikmati program beasiswa S3 tersebut.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) SMK dan Perguruan Tinggi Erlina melalui Pejabat Pelaksanan Teknis Kegiatan Kemitraan (PPTKK) Dinas Pendidikan Sumsel Sri Bima mengatakan, bahwa program S3 merupakan program beasiswa pendidikan yang diberikan bagi para dosen dan guru yang ingin menempuh pendidikan S3. Khusus untuk 2015 ini, beasiswa tersebut tidak ada, karena tidak ada anggarannya. Tetapi tahun depan beasiswa tersebut akan ada yakni masuk dalam PKG.

“Program beasiswa S3 ini memang dikhususkan bagi para dosen dan guru, dengan syarat utama setiap pengajuan beasiswa sudah memiliki SK dan tidak merokok. Namun program ini untuk tahun ini di stop dahulu, karena tidak ada dana,” kata Sri Bima kepada BeritaPagi, saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/11).

Ia juga menjelaskan, untuk sekarang jumlah penerima beasiswa S3 hampir ada 26 orang. Dengan tempat studi mereka bermacam-macam, mulai dari universitas dalam negeri dan universitas luar negeri. Untuk dalam negeri misalnya Universita Sriwijaya (Unsri) dan UIN Raden Fatah Palembang. Kemudian ada juga Universitas Padjajaran (Unpad) atau Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Sedangkan untuk luar negeri seperti Universtias Utara Malaysia, lalu Universtias Brunei Darusalam dan Universitas Kairo.

“Pendaftaran siswa S3 ini dilakukan secara individu, dengan calon mahasiwa yang langsung datang ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, dengan membawa SK serta proposal lengkap ditambah dengan surat keterangan aktif di kampus tersebut,” ujarnya.

Dilanjutkan Sri, bagi peserta yang sudah mengajukan proposal, maka tahapan selanjutnya akan dilakukan penilaian atau verifikasi langsung dari Dewan Pendidikan Provinsi Sumsel. Dari penilaian dewan inilah, peserta yang dinyatakan layak menerima beasiswa akan diloloskan.

“Mengenai besaran uang beasiswa, semuanya tergantung dari jurusan masing-masing mahasiswa, umumnya uang yang mereka dapatkan ini menyangkut untuk biaya pendidikan dan uang lain. Di mana uang beasiswa tersebut akan di transfer langsung ke rekening mahasiswa tiap semesternya,” bebernya.

Bagi penerima beasiswa, bakal diberikan persyaratan tambahan berupan waktu penyelesaian kuliah yang harus selesai selama enam semester atau tiga tahun. Di mana penerima beasiswa wajib melaporkan hasil Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) per semester kepada Disdik Sumsel. Diakui Sri, apabila tidak melakukan hal tersebut, maka beasiswa yang bersangkutan akan dicabut.

“Minimal IPK mereka per semester harus 3.0. Apabila kurang atau di bawah itu selama dua semester, maka kita berikan sanksi berupa pencabutan beasiswanya,” ujarnya.

Sri menambahkan, untuk tahun depan, pendaftaran program beasiswa S3 bakal digabungkan ke dalam PKG, sehingga tahun depan dipastikan seleksi penerimaan beasiswa S3 tidak lagi bisa dilakukan secara individu, melainkan harus melalui pengajuan dari kampus mereka masing-masing.

“Kemungkinan tahun depan program beasiswa S3 akan masuk dalam PKG, sehingga untuk penyeleksian akan dilakukan oleh kampus masing masing. Di mana dari hasil seleksi tersebut baru diajukan kembali ke pihak Disdik Sumsel,” tutupnya.

#adk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...