Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

IMT Perkenalkan Wisata Sumsel

IMG_2452_1WISATA olahraga sangat efektif sebagai sarana mempromosikan potensi pariwisata sebagaimana dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui event International Musi Triboatton (IMT) 2015 dengan menjadikan Sungai Musi sebagai ikon wisata minat khusus yang didukung dengan potensi alam, budaya dan buatan.

 

“Penyelenggaraan event internasional IMT yang  sudah keempat kali ini akan memberikan dampak ekonomi pariwisata secara langsung kepada masyarakat serta publikasi yang sangat membantu mempromosikan pariwisata Sumsel sebagai wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia  ke mancanegara,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya pada acara launching International Musi Triboatton IV 2015 di Gedung Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu (11/11).

 

Menurut  Arief, potensi berupa alam 35% menjadi kekuatan dan daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global. Alam kita kembangkan dalam produk wisata bahari, ekologi, dan petualangan, termasuk wisata minat khusus Sungai Musi yang dari hulu ke hilir mencapai panjang 500 kilometer melewati empat kabupaten dan kota .

 

“Potensi budaya 60 % kita kembangkan sebagai wisata heritage dan religi, wista kuliner dan belanja, wisata kota dan desa. Sedangkan potensi manmade 5% dikembangkan dalam produk wisata mice dan event, wisata olahraga dan wisata  kawasan terpadu,” jelasnya.

Arief menambahkan, pada November-Desember 2015 Indonesia menyelenggarakan dua event internasional wisata minat khusus sungai yakni, world raffing championship (WRC) 2015 di Sungai Citarik, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan penyusuran Sungai Musi yang diikuti 15 tim dari dalam dan luar negeri. “Kegiatan wisata olahraga ini akan mendatangkan wisman. Dan kita perkirakan melampaui target 10 juta wisman,” kata dia.

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Meki menjelaskan, tujuan penyelenggaraan IMT 2015 antara lain untuk memperkenalkan potensi wisata Sumsel melalui sport and tourism, dikenalnya Sungai Musi sebagai wisata minat khusus, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan kreatif mayarakat sekitar serta memacu infrastruktur wilayah untuk mempercepat perkembangan pembangunan ekonomi daerah Sumsel.

“Dukungan Kemenpar tahun ini diharapkan dapat menarik lebih banyak peerta yang turut serta dalam wisata olahraga mengarungi Sungai Musi sehingga Sungai Musi dan Sumsel lebih dikenal dan menjadi salah satu potensi yang dimiliki pariwisata Indonesia untuk event wisata bertaraf internasional,” papar Ishak.

Dikatakan, IMT 2015 merupakan paduan wisata penjelajahan atau penyusunan sungai dengan lomba dayung variatif menggunakan tiga jenis perahu boat yaitu river boat, kayak dan traditional boat racing (TBR) serta penyusuran bersama dengan perahu induk dari hulu ke hilir sepanjang 500 kilometer dengan lintasan berarus deras dan berarus tenang.

Kegiatan IMT yang dilaksanakan sejak 2012 tersebut, lanjut Ishak, diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumsel. Sebab, IMT tahun 2014 dikunjungi 3.406.830 wisatawan terdiri atas wisatawan nusantara 3.374.565 dan wisatawan mancanegara 32.365. Tahun 2015 diharapkan dikunjungi 3.440.830 wisatawan dengan jumlah kunjungan wisman 33.321.

Kepala Dinas Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga menuturkan, IMT  2015 diselenggarakan Kemenpar bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dan  Kabupaten Musi Banyuasin, Musirawas, Empatlawang, dan Kota Palembang. “Acara ini digelar 12-19 Deember 2015,” kata Iren. #duk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...