Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-26-27

Walikota Linggau Didesak Pecat Pejabat Malas

Lubuklinggau, BP
IMG_20151110_124439Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe segera memecat para pejabat yang malas bekerja. Kemudian segera melakukan tes urine terhadap seluruh Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) ‎yang diduga menggunakan narkoba.
“Kasihan Pak Walikota bekerja sendirian, sedangkan ada oknum kepala SKPD yang malas-malasan. Kami minta Pak Wali segera mengganti pejabat yang tidak dapat bekerja,” teriak Ketua GMNI cabang Kota Lubuklinggau Febri Habibi‎ Asri ketika menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pembangunan, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa (10/11).
Dalam aksi unjuk rasa berkaitan refleksi Hari Pahlawan ini, para aktivis mahasiswa mengeluarkan beberapa maklumat yang dirangkum pada selebaran yang mereka bagi-bagikan. Antara lain, mendesak DPRD Kota Lubuklinggau menyetop kegiatan jalan-jalan keluar daerah karena masih banyak kegiatan lebih bermanfaat.
Lalu, mendesak Pemerintah Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musirawas segera menyelesaikan masalah aset yang sudah telantar bertahun-tahun. “Kepada aparat penegak hukum juga diminta tidak tebang pilih dalam menangani kasus hukum. Kami mahasiswa intinya sangat mendukung pemerintah dalam proses pembangunan. Ke depan diharapkan lebih banyak program yang menyentuh kepentingan sosial masyarakat secara langsung,” katanya.
Menanggapi beberapa poin desakan mahasiswa, Walikota mengaku tidak segan-segan memecat para pejabat yang malas bekerja dan terlibat narkoba. “Kalau pejabat buyan segera kita ganti. Tapi memang ada beberapa item rencana pembangunan ditunda sementara akibat adanya dampak pengurangan dana dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Terkait masalah aset yang belum ‘dilepas’ Pemkab Musirawas, mantan Kakanpora ini mengaku hari ini juga sudah diserahkan aset tanah untuk pengembangan pembangunan rumah Sakit Siti Aisyah. “Selanjutnya nanti akan kita minta GOR Silampari, Terminal Simpang Periuk, dan Pasar Inpres,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kota Lubuklinggau H Rodi Wijaya‎ mengaku mendukung aspirasi yang disampaikan oleh aktivis mahasiswa dengan pembangunan lebih baik di Bumi Sebiduk Semare. “Terima kasih atas otokritiknya, kita dukung walikota membangun Kota Lubuklinggau dengan cara mengawasi setiap program pembangunan yang dilaksanakan,” katanya.‎ # kur
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...