Ultimate magazine theme for WordPress.

DPRD Minta Pemko Palembang Naikkan PAD Minimal 7 Persen

Palembang, BP
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang meminta Kota Palembang untuk meningkatkan Pendapatan Asli daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 mendatang, hal tersebut disebabkan APBD PALembang defisit sebesar 20 persen dari total PABD PALembang yang mencapai Rp3,1 triliun tahun 2015 ini.
Ketua Fraksi Hanura Amanat Nasional Bulan Bintang Chandra Darmawan mengatakan sesuai dengan Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) ada peningkatan lebih kurang 7 persen pada PAD 2016 mendatang hal tersebut disebabkan karena terjadianya defisit anggaran sebesar 20 persen.
“Untuk menutupi defisit maka Pemerintah harus mengoptimalkan PAD dari retribusi, pajak dan lainnya untuk,” kata Candra usai Rapat Pembahsan KUPA dan PPAS APBD Tahun 2016 di ruang Banggar DPRD Palembang, Senin (9/11).
Menurut Chandra ada beberapa sektor yang menjadi kekhususan Pemerintah untuk meningkat PAD dari retribusi dan Pajak, sehingga dengan dioptimalkan sektor ini maka PAD Palembang akan lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Nanti akan dilakukan rapat lanjutan, dan yang paling penting tentu akan ada evaluasi terhadap PAD baik dari Dinas maupun BUMD Yang selama ini menjadi sektor terbesar dalam memberikan kontribusi bagi PAD Palembang,” kata Chandra
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Palembang Mulyadi menjelaskan, rapat masih dilanjutkan, karena waktu pembahasan masih cukup lama hingga akhir bulan nanti, tentu nanti akan dibahas sektor mana saja yang lebih diperhatikan Pemerintah dalam merealisasikan penerimaan PAD.
Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang Shinta Raharja menjelaskan pihaknya akan melakukan intensifikasi dibeberapa sektor baik itu PAD dari pajak maupun retribusi, sehingga dengan itu PAD Palembang cenderung akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Masih dalam pembahasan waktunya masih cukup panjang hingga akhir bulan ini. Kemungkinan PAD Palembang ditingkatkan untuk menutupi defisit anggara,” katanya.
Terkait retribusi akan dinaikkan, Direktur PD Pasar Jaya Apriadi S Ces menejelaskan, nanti akan dilakukan evaluasi, apakah retribusi dan iuran dari para pedagang yang ada di Kota Palembang akan dinaikkan atau tidak.
“Saat ini belum tepat jika menaikkan iuran karena kondisi ekonomi sedang lesu. Tentu bisa dinaikkan 5 persen target dari PAD PD Pasar, namun harus tetap dilakukan pembahasan mendalam dengan DPRD,” jelas dia.#ren
Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...