Ultimate magazine theme for WordPress.

Desember Deadline Akreditasi Sekolah

Palembang, BP

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang terus memberikan sosialisasi kepada sekolah yang masa akreditasinya akan habis akhir tahun ini untuk segera dilakukan perpanjangan. Pasalnya, Desember ini terakhir sekolah semuanya sudah memberikan instrument ke Badan Akreditasi Provinsi (BAP).

“Jadi sejak dini kami mulai mensosialisasikan, ke sekolah yang akan habis akteditasinya agar mulai mengurus kembali. Apabila tidak dari aturan yang ada sekolah yang tidak berakreditasi tidak akan bisa menyelengarakan ujian nasional (UN) sendiri. Selain itu siswa yang lulus pun ijazah harus berinduk kepada sekolah lain,” kata Sekretaris Unit Pelayanan Akreditasi (UPA) sekaligus Kasi Pengembangan Tenaga Pendidikan Hamsir kepada BeritaPagi, Senin (9/11).

Ia juga mengatakan, bila sekolah yang telah habis masa akreditasi, wajib untuk segera mempersiapkan penilaian kembali untuk akreditasi yang baru.

“Intinya kami memberikan penjelasan terkait akreditasi sekolah yang telah habis akhir tahun ini. Untuk segera dimasukan dalam usulan visitias penilaian akreditasi di tahun 2016 nantinya,” ujarnya.

Berdasarkan data yang ada, akhir tahun ini ada sebanyak 393 sekolah tingkat SD hingga SMA negeri dan swasta masa akreditasinya akan berakhir. Terdiri dari SD/MI sebanyak 161 sekolah, lalu SMP 95 sekolah, sedangkan SMA 80 sekolah dan SMK 57 program keahlian.

“Yang jelas sekolah harus akreditasi ulang. Dengan mulai menyiapkan instrument (penilaian diri-red) kepada tim UPA agar dapat langsung disampaikan ke Badan Akreditasi Provinsi (BAP). Kami tunggu akhir Desember ini, semua sekolah harus sudah memberikan instrument tersebut,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, penilaian akreditasi ini sangat penting khususnya bagi sekolah yang akan menyelengarakan UN. Dirinya mengakui sekolah yang tidak memperpanjang akreditasi tentunya tidak akan bisa melaksanakan penyelenggaraan UN sendiri.

“Takutnya bila sudah lewat batas waktu penyerahan maka tidak bisa dimasukan lagi. Soalnya penilaian akredtiasi dari pihak BAP harus menilai 17 kabupaten/kota yang di Sumsel dan tentunya disesuaikan dengan APBD yang ada,” katanya.

Dikatakan Hamsir, penilaian akreditasi ulang akan dilakukan tim asesor langsung dari BAP. Semuanya penilaian tergantung dari tim asesor ini, apakah nantinya akan berakreditasi A, B ataupun C.

“Walau sekolah sudah menilai A namun pihak asesor menilai B ya nilai akreditasinya akan B. Untuk persiapan akreditasinya sebenarnya tidak ada kendala karena sekolah hanya cukup menyiapkan insturmen tadi yang didasarkan pada standar pelayanan minimal (SPM) sekolah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, di Kota Palembang sendiri semua sekolah sudah berakreditasi, pada tahun 2015 tercatat SD yang memiliki akreditasi C 25 persen, akreditasi B 49 persen, lalu akreditasi A 22 persen, sedangkan untuk SMP akreditasi C 16 persen, akreditasi B 30 persen dan akreditasi A 32 persen. Kemudian untuk SMA akreditasi C 15 persen, akreditasi B 41 persen dan akreditasi A 31 persen.

“Khusus untuk SMK akreditasinya lebih kepada program keahlian yang ada, di mana untuk akreditasi C ada 9 persen, akreditasi B 28 persen dan akreditasi A 44 persen. Target kita tahun ini bisa menambah 80 persen akreditasi A di semua tingkatan sekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah kita minta untuk segera menyiapkan dan mengirimkan penilaian sekolahnya,” pungkasnya.

Oadk

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...