Ultimate magazine theme for WordPress.
BI-24

Indonesia Borong Dua Emas

Palembang, BP

BP/MARDIANSYAH MENDALI EMAS-Asisten pemerintahan Pemprov mengalungkan mendali emas kepda tim Dragon Boat Indonesia setelah berhasil mengalahkan tim dari Vietnam dan Iran untuk jarak 500 meter dan 200 meter, Minggu (8/11).Laga akhir kejuaraan kandang internasional Asian Canoe Championship 2015 yang dipusatkan di arena Danau Internasional Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, menjadi berkah bagi Timnas Indonesia. Itu setelah Timnas Merah Putih memborong medali di nomor dragon boat dengan perolehan dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Tim tuan rumah sempat lemah di nomor kayak dan kano sehingga di partai sebelumnya harus puas dengan satu perak pada nomor kano. Medali perak dipersembahkan ganda putra pasangan Mehue Spens dan Marzuki.

Dalam laga akhir kemarin, jagoan pedayung putri mampu mempersembahkan dua medali emas di nomor dragon boat 200 meter putri dan 500 meter putri. Sementara untuk tim putri hanya mempersembahkan satu perak dari nomor 200 meter putra dan satu perunggu 500 meter putra.

Catatan kemenangan di nomor dragon boat 200 meter putri sungguh luar biasa sehingga mampu mencapai garis finis dengan dengan catatan waktu 7:53.829. Mengalahkan wakil Iran dengan hanya mencatat waktu 8:34.901. Sementara di posisi ketiga diperoleh oleh Hongkong dengan catatan waktu 8:36.941.

Pun di nomor dragon boat 500 meter putri yang mencatat waktu terbaiknya dengan catatan akhir 3:05.837, mengalahkan delegasi Iran yang finish dengan catatan waktu 3:14.047. Kemudian disusul delegasi Hongkong 3:18.158.

      Start awal yang cantik dari anak asuh Herman Heru ini sempat lamban, namun berkat semangat para pedayung putri mampu mengejar di posisi pertengahan sehingga sampai garis finis berhasil unggul.

“Tadi sempat terhalang kabut asap, tapi alhamdulillah dengan kekompakan bersama teman-teman bisa finis terbaik,” ujar Ririn, salah satu pedayung Merah Putih saat dibincangi usai menjalani partai final di nomor dragon boat, Minggu (8/11).

Dikatakan atlet putri asal Lampung ini, sejauh ini Thailand menjadi pedayung terberat sebagaimana saat bermain di SEA Games Singapura 2015. Namun, spesialis nomor dragon boat mampu mengantarkan prestasi terbaik untuk Indonesia.

“Saya pikir Thailand karena dari kemarin saat di SEA Games Singapura. Dan semua kita akhiri dengan prestasi terbaik,” kata dia.

Sementara itu, Pelatih Timnas Indonesia Herman Harun mengatakan bahwa tim asuhannya sudah mencapai target di nomor dragon boat.

“Kita sudah mencapai target, awalnya kita incar dua emas tapi kita dapat dua emas ditambah satu perak dan satu perunggu,” tegas Herman Heru.

Untuk diketahui dari 28 nomor yang dipertandingkan dinomor Kayak dan Kano, Timnas Indonesia gagal mempersembahkan tiket Olimpiade Rio De Jenairo di Brasil 201 karena hanya mempersembahkan satu medali perak.

Namun demikian dari lima nomor di dragon boat tim tuan rumah mempersembahkan dua medali emas, satu perak dan satu perunggu dengan kekuatan penuh 31 atlet. Kejuaraan bergengsi level Asia ini adalah bagian dari Road to Asian Games 2018 ini merupakan kali pertama digelar di Palembang dengan diramaikan oleh 21 negara.

Di antaranya Kamboja, Cina, Taipe, Hongkong, India, Indonesia, Iran, Irak, Jepang, Kazakhstan, Kyrgystan, Korea Utara, Korea Selatan, Makau, Malaysia, Filipina, Singapura, Tajikistan, Thailand, Uzbekistan, Vietnam. #sug

 

Jangan Lewatkan
Komentar Anda
Loading...