PDIP Ajukan Wawako Palembang

6

Palembang, BP

IMG-20150823-02275Seluruh parta pengusung dan pendukung saat ini kasak-kusuk urusan wakil walikota Palembang. Calon kuat digadang-gadang berasal dari PDIP karena sebagai partai pengusung Romi Herton-Harnojoyo saat Pilkada lalu.

Sejumlah kandidat dari PDI Perjuangan muncul, seperti Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan, Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang Fitrianti Agustinda SH.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, calon Wakil Walikota akan diajukan dari kader PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan akan membuka para kadernya untuk bisa mencalonkan sebagai wakil walikota Palembang mendampingi Harnojoyo. Siapa yang bersedia dan ingin mencalonkan diri bisa mengambil formulir. Setelah itu diusulkan ke Jakarta. “Ya, kita utamakan kader PDIP lah. Sebab yang digantikan juga kader partai,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Mulyadi mengatakan seluruh partai pengusung sudah melakukan pendekatan dan dialog. “Untuk rapat dan musyawarah saya belum tahu. Tetapi tentu sudah dilakukan sejumlah dialog,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, masing-masing partai berhak mengajukan nama dalam rapat dan musyawarah. Partai pengusung dan pendukung sudah melakukan komunikasi setiap saat.

“Tidak lama lagi akan diketahui siapa calon wakil walikota Palembang, namun dirundingkan dulu setelah ada dua nama baru disampaikan ke Walikota Palembang untuk diteruskan ke DPRD Kota lalu dipilih satu orang wakil walikota,” ujarnya.

Untuk waktunya, jelas Mulyadi sesuai ketentuan tentu paling lama 30 hari atau bisa lebih cepat dari itu. Setelah namanya masuk ke DPRD Palembang maka akan dilakukan paripurna dan dipilih satu. Setelah itu baru diserahkan ke Gubernur untuk disampaikan ke Mendagri untuk dilantik.

Perwakilan tokoh pemuda Kota Palembang Kms Khoirul Mukhlis  mengharapkan calon wakil Wali Kota Palembang adalah putra daerah Kota Palembang.

Menurutnya tidak ada salahnya kalau Harnojoyo juga mengakomodir  tokoh yang berasal dari kota Palembang dimana komunitas Palembang sangat  banyak sekitar 35-40 persen.

“Sangat bisa bila Walikota memperhatikan itu dan tokoh-tokoh  di Palembang yang berkualitas juga sangat banyak,” kata mantan Ketua KPU Kota Palembang ini.

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengaku hingga kini masih menunggu kader-kader terbaik dari partai pendukung. Saat ini dirinya masih sibuk mengevaluasi kinerja perangkat daerah.

Kendati belum akan melakukan penggantian pejabat, hanya saja enam bulan ke depan akan keluar evaluasi menyangkut kinerja kepala SKPD.

Akankah ada rolling jabatan? Harno mengaku akan meningkatkan konsolidasi setiap kepala dinas untuk lebih cepat membangun Palembang ini, di tengah momen persiapan Asian Games. “Kalau tidak ada peningkatan bisa saja ada yang lengser, karena hal itu tidak menutup kemungkinan, dalam waktu enam bulan akan saya lihat,” jelasnya.

Setelah menjadi Walikota Palembang, Harno tetap akan melanjutkan program kerja yang telah ada untuk mewujudkan visi dan misi Palembang Emas 2018. “Selama ini saya hanya disibukkan dengan pertanyaan kapan dilantik, setelah ini tentunya akan lebih fokus menata pemerintahan yang kita banggakan ini,”kata Harno. #osk/ren