Penodong Tertangkap Petugas Patroli

7

Palembang, BP

petugas patroliDua dari empat penodong yang selalu menjalankan aksi kejahatannya menggunakan senjata tajam (sajam) berupa badik, akhirnya berhasil diringkus petugas Polsek Sukarami Palembang saat tengah menodong korban Riduan, di Jalan Kolonel H Burlian, KM 7, Kecamatan Sukarami, Palembang, persis depan RS Myria, Rabu (26/8), pukul 02.30.

Kedua penodong yang berhasil diamankan adalah Ardin Supriadi (26), warga Jalan Banten, Kecamatan Plaju Palembang dan Kiki Kurniawan (20), warga Jalan Sentosa, RT 03 RW 06, Kecamatan Plaju Palembang. Menurut keterangan tersangka Ardin, awalnya ia berboncengan dengan Kiki mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih tanpa plat dan dua rekannya yang menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Dedy dan Diki, sengaja berkeliling untuk mencari mangsa.

“Kami berempat sengaja telah mengikuti korban yang tengah melintas tak jauh dari RS Myria dan setibanya di lokasi kejadian langsung menyuruhnya berhenti dan mengeluarkan badik,” ujar tersangka Ardin, saat diamankan di Mapolsek Sukarami Palembang.

Namun, saat kedua rekannya Dedy dan Diki akan menodong, tiba-tiba korban berteriak. Petugas yang tengah patroli di sana mendengar teriakan korban dan langsung mengamankan ia dan Kiki yang saat itu bertugas mengawasi.

“Jadi kami berdua hanya mengawasi sekeliling di sana Pak, Kiki yang bawa badik. Tetapi, Kiki dan Dedy saat petugas mengejar mereka berdua berhasil melarikan diri Pak,” katanya.

Dirinya mengaku, sudah tiga kali menodong dan dua kali berhasil dengan memperoleh telepon seluler (ponsel). Pertama di bilangan Palembang Square (PS) Mall, kemudian di Jalan Sudirman dan terakhir di depan RS Myria Palembang.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah, didampingi Kanit Reskrim Iptu Heri menjelaskan, kedua tersangka ini memang selalu beraksi tengah malam dengan sasaran pengendara yang tengah melintas.

“Barang bukti yang kami amankan, sajam berupa badik dan motor Honda Beat warna putih tanpa plat milik kedua tersangka. Akibat ulahnya, kedua tersangka akan dijerat Pasal 365 KUHP,” pungkas Nurhadiansyah.

#rio