Dibutuhkan Guru Honor Laboratorium Berijazah S1

18

Palembang, BP

Masih Kurangnya tenaga pengajar guru laboratorium khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) membuat proses pembelajaran kadang terhambat. Hal ini yang membuat Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) mengimbau setiap sekolah untuk merekrut seorang guru honor sebagai tenaga pengajar di laboratorium.

Menurut Kasi Kurikulum dan Sistem Pengujian SMP, SMA, dan SMK Disdikpora Kota Palembang Drs Surmana, MM, mengatakan, perekrutan guru honor sebagai tenaga pengajar laboratorium bisa menjadi jalan untuk mengatasi masalah kekurangan guru laboratorium.

“Hal ini sebagai cara untuk mengatasi permasalah kekurang guru labororatorium di sekolah, maka kita imbau merekrut guru honor,” ujar Surmana, Minggu (9/8).

Menurut dia, laboratorium di setiap sekolah merupakan standar fasilitas sarana dan prasarana yang penting dimiliki. Apalagi, keberadaan laboratorium sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran secara praktek dengan peralatan khusus yang tidak mudah dihadirkan di ruang kelas.

“Laboratorium merupakan tempat yang disiapkan secara khusus untuk melakukan kegiatan eksperimen, analisis, observasi, penelitian dan kegiatan pembelajaran. Makanya, keberadaan guru laboratorium di setiap sekolah itu sangat penting,” bebernya.

Ia juga menambahkan, guru yang akan diberikan pelatihan untuk guru laboratorium tersebut memang guru yang sesuai dengan bidangnya terutama mereka yang memiliki pendidikan minimal S1.

“Untuk memanggil mereka yang akan mengikuti pelatihan guru laboratorium tersebut semua merupakan wewenang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang didasarkan melalui data yang telah diterima Disdikpora,” pungkasnya.

#adk