Home / Headline / Komisi V DPRD Sumsel Prihatin Dengan Kondisi SMAN I Muara Rupit

Komisi V DPRD Sumsel Prihatin Dengan Kondisi SMAN I Muara Rupit

BP/IST
Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs SyaifulPadli mengaku , Rabu (24/6) Komisi V DPRD Sumsel melakukan kunjungan ke salah satu SMA Negeri (SMAN) I Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam kunjungan tersebut Komisi V DPRD Sumsel menemukan kodnisi yang kondisinya memprihatinkan.

Muratara, BP

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli mengaku , Rabu (24/6) Komisi V DPRD Sumsel melakukan kunjungan ke salah satu SMA Negeri (SMAN) I Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam kunjungan tersebut Komisi V DPRD Sumsel menemukan kodnisi yang kondisinya memprihatinkan.

Komisi V DPRD Sumsel Prihatin Kondisi SMAN I Muara Rupit

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs SyaifulPadli mengaku , Rabu (24/6) Komisi V DPRD Sumsel melakukan kunjungan ke salah satu SMA Negeri (SMAN) I Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dalam kunjungan tersebut Komisi V DPRD Sumsel menemukan kodnisi yang kondisinya memprihatinkan.

“Sungguh memprihatinkan kondisi sekolah dimana ruang guru yang merupakan tempat bapak dan ibu guru duduk setelah mengajar tapi kondisi plafon dengan bertiangkan kayu sento dan juga beberapa plafon yang masih terlihat rusak,” katanya, Kamis (25/6).

Politisi PKS ini yakin kondisi seperti ini juga terdapat di beberapa sekolah lain SMA dan SMK yang ada di wilayah Sumatera Selatan.

SMA Negeri I Muara Rupit ini menurut sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumsel membutuhkan bantuan dari pihak Pemprov Sumsel baik perbaikan ruang guru termasuk  mobiler dan laboratorium.

“Masih banyak PR di dunia pendidikan khususnya di Sumatera Selatan tidak hanya permasalahan infrastruktur juga permasalahan terkait dengan SDM,” katanya.

Menurutnya, guru maupun Honor dimana di beberapa daerah di kabupaten kota di Sumatera Selatan masih sangat sedikit sekali guru yang merupakan pegawai negeri dan kebanyakan adalah para guru honor maupun tenaga kependidikan yang masih honor yang belum diangkat menjadi PNS.

“ Kita turun untuk mengecek langsung bantuan provinsi kekabupaten kota , seperti temuan ini memang tidak dianggarkan provinsi, kita usulkan nanti kepada Diknas Sumsel untuk tahun anggaran 2021,” katanya.

Sedangkan Kepala Sekolah SMA Negeri I Muara Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Suprihatini mengaku kalau SMA ini berdiri tahun 1983.

“Jumlah gurunya 86 orang , PNSnya 33 orang, honor selebihnya,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

PTPN VII Sepakati Pembebasan Lahan Eksplorasi

Muaraenim, BP–PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII akhirnya menyepakati lahan Hak Guna Usaha (HGU) mereka di Kecamatan Gunung Megang dan Lubai ...