Home / Headline / Pelaku Perampasan Motor Digebuk Massa

Pelaku Perampasan Motor Digebuk Massa

BP/IST
Slamet Galianto (23) pelaku perampasan sepeda motor ini babak belur dihajar massa. Slamet melakukan perampasan sepeda motor yang korbannya Viola Mardianti seorang pelajar di Jalan Yusuf Senin, Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang tak dari SMP N 51 Senin (22/6) sore.

Palembang, BP

Slamet Galianto (23) pelaku perampasan sepeda motor ini babak belur dihajar massa. Slamet melakukan perampasan sepeda motor yang korbannya Viola Mardianti seorang pelajar di Jalan Yusuf Senin, Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang tak dari SMP N 51 Senin (22/6) sore.
Slamet warga Jalan Kol Dani Effendi Kelurahan Talang Betutu Kecamatan Sukarami Palembang ini ditangkap warga karena terjebak di jalan buntu saat membawa lari motor Honda Scoopy BG 3378 ACI milik korban.
Sepeda motor Jupiter milik tersangka Slamet Gianto yang dibakar massa
Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto melalui Kanit Reskrim Iptu Hermansyah mengatakan modus tersangka Slamet melakukan perampasan motor dengan menghadang motor korban lalu pura pura menanyakan letak SMP 51.

“Saat korban hendak menunjukan arah SMP 51 pelaku langsung mengambil paksa motor milik korban. Sempat terjadi saling tarik menarik motor antara korban dengan tersangka. Karena kalah tenaga sehingga tersangka berhasil mengambil motor korban,”kata Hermansyah , Selasa (23/6).
Setelah itu, kata Herman tersangka melarikan namun dikejar oleh korban dan saksi. Sial bagi tersangka karena masuk ke jalan buntu sehingga tersangka menjatuhkan motornya ke tanah dan pelaku bersembunyi di sungai.
“Tersangka berhasil ditangkap warga dan sempat dihajar sebelum diamankan oleh anggota Polsek Sukarami sedangkan sepeda motor tersangka dibakar warga,” katanya.

Sementara itu, tersangka Slamet Gianto mengaku sebelum melakukan aksi perampasan motor dirinya hendak mengembalikan sepeda motor temannya yang ia pinjam. Namun ditengah perjalanan ia melihat korban sehingga timbul niat untuk merampas motor korban.
“Waktu korban lewat dengan motornya ku stopi. Lalu aku pura pura bertanya di mana letak SMP N 51. Saat korban turun dari motor korban jugo ku suruh turun dari motor sehingga korban lari ketakutan waktu itulah motornyo aku rampas,”kata Slamet.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Nasihin Masha, Anggota DK PWI Pusat Gantikan Teguh

  Jakarta, BP Wartawan senior dan mantan Pemimpin Redaksi Harian Republika Rabu ( 1/7 ) ditetapkan sebagai Anggota Dewan Kehormatan ...