Home / Headline / Sidang Kembali Alami Penundaan Lantaran Penggugat Tak Hadir, Kuasa Hukum PT SKB dan Pihak Terturut Tergugat Kecewa

Sidang Kembali Alami Penundaan Lantaran Penggugat Tak Hadir, Kuasa Hukum PT SKB dan Pihak Terturut Tergugat Kecewa

BP/DUDY OSKANDAR
Ridho SH , salah satu kuasa hukum tergugat dan Lisa Merida SH MH selaku kuasa hukum turut tergugat usai persidangan di PN Klas I A Palembang, Selasa (16/6).

Palembang, BP

Sidang perdata lanjutan dengan  agenda pembacaan gugatan yang dibacakan kuasa hukum PT. Gorby Putra Utama (GPU) selaku pihak penggugat, Selasa (16/6) di Pengadilan Negeri (PN) klas I A  Palembang, kembali alami penundaan hingga dua pekan kedepan dikarenakan pihak penggugat tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Ketidak hadiran penggugat membuat kuasa hukum dari pihak PT. Sentosa Karunia Bahagia (SKB) selaku pihak turut tergugat dan merasa bahwa pihak penggugat seperti tidak serius dalam hal sidang gugatannya.

“Kita sangat kecewa atas ketidak hadiran pihak penggugat, yang seharusnya pihak penggugat itulah yang aktif hadir disetiap persidangan, ini sudah sekian kalinya seperti ini dan merasa sangat dipermainkan” kata Ridho SH , salah satu kuasa hukum tergugat saat ditemui usai sidang penundaan.
Menurutnya, sesuai dengan hukum acara perdata jika nanti pihak tergugat kembali tidak dapat hadir dirinya berharap agar majelis hakim dapat mempertimbangkan gugatannya itu tidak dapat diterima lagi atau dapat dinyatakan gugatan itu gugur.

Hal senada juga disampaikan oleh, Lisa Merida SH MH selaku kuasa hukum turut tergugat merasa geram dengan perlakuan pihak penggugat yang terkesan menyepelekan peradilan yang diketuai hakim Sunggul Simanjuntak dengan hakim anggota Efrata Hepi Tarigan SH MH dan Ahmad Syarifuddin SH MH.

“Tentunya kami merasa sangat tidak nyaman dengan perlakuan pihak penggugat karena seperti tidak bertanggung jawab terhadap sidang gugatan perdatanya kepada pihak kami selaku salah satu pihak tergugat,” katanya.
Ditambahkannya, jika seandainya pihak penggugat dari PT. SKB kembali tidak hadir dalam persidangan nanti dengan alasan terkendala pandemi Covid-19 menurutnya itu alasan yang mengada-ada.

“Ya jika terkendala dengan Covid-19 itu sepertinya alasan yang terlalu mengada-ada, karena waktu sidang pidana kemarin, prinsipal ini atau pihat dari PT SKB terbukti bisa hadir, toh pemerintah memberikan perlakuan khusus seperti adanya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) terutama untuk penegak hukum seperti advokat yang berada diluar kota Palembang,” katanya.

Sebelumnya perkara gugatan tersebut terjadi diduga adanya sengketa lahan antara pihak penggugat PT. GBU dan pihak tergugat PT. SKB seluas kurang lebih 40 hektar dari total 3.860 hektar lahan sawit yang dikelola PT SKB di Desa sako Suban Kecamatan Batanghari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Pihak penggugat mengklaim bahwa lahan tersebut adalah lahan miliknya. Untuk itu pihak tergugat melayangkan sidang gugatan kepada pihak tergugat yang saat ini masih dalam proses mediasi oleh majelis hakim PN Palembang. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

“Semua Adalah PPP Sumatera Selatan, Ayo Kembali Ke Rumah Besar Umat Islam”

Palembang, BP Setelah selama lebih kurang empat tahun lamanya berkantor di Jalan Radio, akhirnya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan ...