Home / Headline / Keponakan Dicabuli, Yanti Lapor Polisi

Keponakan Dicabuli, Yanti Lapor Polisi

BP/IST
Yanti (40) warga Jalan Letnan Kasnariansyah, 20 Ilir D IV, Ilir Timur I, Pelembang mendatangi lapor polisi lantaran tidak terima keponakannya NA telah menjadi korban pencabulan.

Palembang, BP

Yanti (40) warga Jalan Letnan Kasnariansyah, 20 Ilir D IV, Ilir Timur I, Pelembang mendatangi lapor polisi lantaran tidak terima keponakannya NA telah menjadi korban pencabulan.
Dijelaskan Yanti, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (14/6) sekitar pukul 20.00 dimana korban NA (14) waktu kejadian hendak pulang ke rumahnya dari rumah temannya.
“Dari cerita korban ke kami dia ini bertemu dengan teman prianya yang baru dikenalnya tiga hari yakni Ari. Kemudian korban minta diantar pulang ke rumahnya,” kata Yanti, Selasa (16/6).
Namun, bukannya diantar malah korban diajak pelaku ke rumahnya di Jalan Buyut, Lorong Serasan Sekate, Ario Kemuning, Kemuning, Palembang.
“Di sana pelaku bersama temannya Rido melakukan perbuatan tidak senonoh kepada korban dan pas pulang barulah dia bercerita kepada orang tua dan keluarga lainnya, sehingga kami sepakat melaporkan kedua pelaku lantaran keduanya tidak mau mengakui perbuatannya,” katanya.
Sementara itu, korban NA mengaku kenal dengan pelaku ini dari temannya, dan baru saja tiga hari mengenal pelaku.
“Saya baru mengenal pelaku ini dari teman saya, dan pas saya mau pulang ketemu dia sehingga saya meminta dia untuk mengantar saya pulang,” katanya.
Tapi hal yang tidak di inginkan pun terjadi, bukannya diajak pulang korban malah diajak pelaku ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Di sana saya ditarik dan diseret oleh mereka serta mulut saya di tutup,” kata korban NA.
Ditambahlan NA, di ruang tamu rumah pelaku Ario itulah dirinya dicium, diremas payudaranya hingga bagian kemaluan korban diraba oleh kedua pelaku.
“Mereka dengan buasnya meraba, mencium hingga meremas payudara saya dan usai puas mereka menyuruh saya untuk pulang,” katanya.
Daengan rasa takut dan trauma yang mendalam usai kejadian korban langsung menceritakan kepada orang tuannya dan pelapor.
“Saya langsung cerita kepada orang tua saya dan bibi sehingga sepakat untuk melaporkan kedua pelaku,” kata NA.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan korban mengenai tindak pidana perlindungan terhadap anak.
“Laporan korban sudah diterima anggota piket kita, selanjutnya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang,” katanya .#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kantongi 18 Suara, Ansori Resmi Gantikan Harnojoyo

Palembang, BP–Setelah melalui voting suara pada Kongres Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Palembang, Ansori resmi terpilih usai mengantongi ...