Home / Headline / Penundaan Pilkada Penting di Tengah Wabah Covid-19

Penundaan Pilkada Penting di Tengah Wabah Covid-19

Ferry Mursyidan Baldan

Jakarta, BP–Mantan Menteri Agraria Ferry Mursyidan Baldan mengatakan, konstetasi Pilkada adalah ruang Politik Masyatakat untuk menentukan Kepala Daerah yang bisa memakmurkan Masyarakatnya dan Memajukan Daerahnya.
Wabah pandemi Covid19 memeterai pelajaran penting bagi kita bahwa Melindungi Kehidupan Masyarakat adalah Tujuan utama semua kebijakan Negara mengahadapi wabah ini. Dan sebenarnya wabah ini sedikit memberi ‘ujian alami’ kepada pemimpin, termasuk kepala daerah.
Sebagai ruang politik bagi masyarakat memilih Kepala Daerah, maka selain pembenahan Daftar Pemilih juga SOP Pemberian Suara pada saat Pilkada.
“Kita baru saja memulai masa new normal, maka prioritas kita menyiapkan Protokol Kesehatan Pelaksanaan Pilkada termasuk design TPS saat hari H. Jika rumah ibadah yang relatif bersih masih harus memerapkan physical distancing, bagaimana nanti kehadiran pemilih di TPS, tingkat partisipasi, saat penghitungan suara dan pengawalan suara sampai ketingkat berikutnya, termasuk saat Kontestan ajukan keberatan terhadap hasil.”ujar Ferry di Jakarta, Jumat (12/6).
Jadi pelaksanaan Pilkada pada Desember 2020 kata Ferry, sesuatu yang sangat beresiko dan bisa mengganggu tahapan pelaksanaan Pilkada itu sendiri.
Menurut dia, jika diundurkan sampai pertengahan 2021, selain mematangkan Protokol Kesehatan dalam Pilkada , kita berharap pandemi COVID19 sudah relatif bisa dihadapi dengan tatanan yang terstandar, dan masyarakat memiliki keyakinan untuk berpartisipasi dengan rasa aman dengan Protokol Kesehatan yg tersedia.
Jadi, usulan penundaan Pilkada justru karena ingin pelaksanaan Pilkada secara berkualitas dan partisipatif karena ada rasa aman, bukan sekedar untuk menunda dari segi waktu, tapi supaya tidak diselenggarakan sekedar ada Pilkada. Sehingga intrik pelaksanaan Pemilu berikutnya, Indonesia sudah punya model atau pola pelaksanaannya yang memenuhi prinsip Demokrasi, Menjamin Hak Politik Masyarakat dan dengan Penerapan Protokol Kesehatan
Waktu 6 bulan adalah sesuatu yg singkat untuk sebuah persiapan pelaksanaan Pilkada yang Demokratis.#duk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kantongi 18 Suara, Ansori Resmi Gantikan Harnojoyo

Palembang, BP–Setelah melalui voting suara pada Kongres Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Palembang, Ansori resmi terpilih usai mengantongi ...