Home / Headline / Hingga Kini Pemprov Sumsel Sudah Anggarkan Rp136 Milyar Untuk Covid-19

Hingga Kini Pemprov Sumsel Sudah Anggarkan Rp136 Milyar Untuk Covid-19

BP/IST
Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel , Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel dan Dinas Pendidikan Sumsel menggelar rapat dengar pendapat terkait Covid-19 di ruang rapat Komisi V DPRD Sumsel, Kamis (4/6).

Palembang, BP

# Rincian:  Bidang Kesehatan Rp 103 miliar , Dampak Sosial Rp24 Miliar dan dampak ekonomi Rp8 Miliar

Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel , Dinas Sosial (Dinsos) Sumsel dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel dan Dinas Pendidikan Sumsel menggelar rapat dengar pendapat terkait Covid-19 di ruang rapat Komisi V DPRD Sumsel, Kamis (4/6).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Mgs Syaiful Padli menjelaskan ada tiga dari dampak dalam Pandemi Covid-19 ini yaitu dampak kesehatan, sosial dan ekonomi.

“Sampai hari ini Pemprov Sumsel sudah menganggarkan Rp136 Milyar dengan rincian untuk kesehatan lebih kurang 103 miliar Kemudian untuk dampak sosial itu lebih kurang 24 miliar dan dampak ekonomi sampai dengan hari ini sebesar 8 miliar,” kata politisi PKS ini.

Dengan anggaran tersebut pihaknya menilai masih sangat kurang.
Kedepan Pemprov Sumatera Selatan sudah harus menyiapkan untuk melakukan recofusing tahap kedua atau penganggaran kembali dalam rangka penanganan Covid di Sumatera Selatan. Terutama dalam rangka penanganan dampak ekonomi yang diakibatkan oleh pendemi Covid- 19.

“Besok saya akan sharing strategi Dinas Pendidikan Sumsel dalam rangka penanganan Covid- 19 di Sumatera Selatan dan juga terkait dengan mekanisme proses belajar mengajar tahun ajaran 2020,” katanya.

Sedangkan Ketua Komisi V DPRD Sumsel Susanto Adjis menambahkan semakin hari Covid-19 ini lambat prosesnya sehingga tidak ada pilihan lain kalau anggaran Covid-19 di Sumsel harus di tambah.

Sedangkan Ketua DPRD Sumsel Hj Anita Noeringhati mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat ke Pemprov Sumsel untuk meminta laporan untuk recofusing anggaran untuk tahap kedua.
“Kita belum mendapatkan laporan itu,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lagi, 35 Jukir Liar Diamankan

Palembang, BP Setelah sebelumnya sejumlah juru parkir (Jukir) ilegal diamankan, kali ini Sat Shabara Polrestabes Palembang kembali mengamankan puluhan jukir ...