Home / Headline / Buntut Meninggalnya Pedagang Suspect Corona, Para Pedagang Pasar Kebon Semai Jalani Rapid Test dan Swab

Buntut Meninggalnya Pedagang Suspect Corona, Para Pedagang Pasar Kebon Semai Jalani Rapid Test dan Swab


BP/IST
Puluhan pedagang pasar Kebon Semai Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang jalani pemeriksaan rapid test dan swab di Pustu Kebon Semai, Selasa (26/5).

#Hasil Rapid Test di Pasar Kebon Semai Sekip Palembang, 3 Orang Tunjukkan Hasil Reaktif

Palembang, BP

Puluhan pedagang pasar Kebon Semai Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Palembang jalani pemeriksaan rapid test dan swab di Pustu Kebon Semai, Selasa (26/5).

Langkah cepat ini dilakukan pasca meninggalnya N (53), salah satu pedagang di pasar tersebut yang berstatus pasien suspect Corona dengan kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Hasil rapid test di Pasar Kebon Semai Sekip Palembang menunjukkan tiga orang reaktif, Selasa (26/5).

Kepala Dinas Kesehatan Palembang, Ayus Astoni melalui Jubir Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan, hari ini ada 34 orang yang menjalani Rapid test.

Serta ada juga sebanyak 20 orang yang menjalani swab.

“Dari uji itu, ada 3 orang yang positif dari hasil pemeriksaan di pasar kebon semai tadi. Semuanya dari rapid test covid-19,” katanya.

Rapid test bagi pengurus maupun pedagang pasar Kebon semai sekip sendiri akan dilakukan pada 30 orang perhari.
Uji tersebut rencananya akan dilakukan hingga jumat mendatang.

“Ada juga yang diuji swab. Tapi itu khusus bagi orang yang memiliki kontak langsung atau 1 rumah dengan pedagang yang meninggal kemarin. Sedangkan yang tidak kontak langsung, dilakukan rapid test covid-19,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, ada 2 orang yang dijadwalkan akan menjalani Rapid test kedua.
Sebab mereka memiliki riwayat kontak fisik dengan PDP dan kasus positif berdasarkan swab.

“Sedangkan untuk status pedagang yang meninggal kemarin, kami sampaikan bahwa yang bersangkutan masih berstatus PDP dari hasil rapid test covid19 positif. Dan hingga saat ini hasil swab belum keluar,” katanya.

“Hari ini ada 40 pedagang yang jalani rapid test termasuk tukang pijat yang juga sempat kontak dengan pedagang yang meninggal dengan status positif Covid-19, dan hasil rapid test tukang pijat dinyatakan suspect Covid-19,” kata Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Dagang (PD) Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal.

Rizal mengungkapkan kembali akan melakukan rapid tes hingga selesai yang dijadwalkan gelombang kedua kembali akan dilakukan esok hingga Jumat mendatang.

“Kita ada empat gelombang rapid test setiap gelombang akan ada 40an yang ikuti rapid test,” tegasnya.

Camat Kemuning Irman mengatakan, ada 40 orang yang jalani Rapid Test dan swab, 30 adalah pedagang pasar dan 10 lainnya merupakan keluarga dari N.

“Kami melakukan pemeriksaan ini yang sempat berdekatan dengan N yakni rinciannya pemeriksaan 30 orang diperiksa Rapid Test dan 10 orang Swab, “kata Irman, Selasa (26/5).

Tidak sampai hari ini, pihaknya akan melakukan pemeriksaan Rapid Test dan swab kembali besok terhadap 30 orang.

“Hari ini 40 orang dulu besok 30 orang dengan jadwal pemeriksaannya selama 10 hari, ” katanya.
Selain itu, lokasi di sekitar kediaman N dan pasar juga dilakukan penyemprotan disinfektan untuk mensterilkan lokasi yang dikunjungi N.

“Kami juga meminta pedagang dan keluarga untuk melakukan isolasi mandiri di rumah hingga hasil N keluar,” katanya.

Irman menambahkan , pihaknya akan mengirimkan logistik dari pemerintah yang disalurkan melalui RT setempat. Selama keluarga dan pedagang melakukan isolasi mandiri.

“Kami juga minta RT setempat untuk ikut memantau, keluarga dan tetangga. Kami pun mendata orang yang melakukan Isolasi di rumah,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

4 Penelitian Desk Studi Balar Sumsel Dilakukan di Palembang

Palembang, BP Balai Arkeologi (Balar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2020 melakukan 8 penelitian desk studi, 4 diantaranya di lakukan ...