Home / Headline / Syarat Hafal Surat Pendek Al Quran Dihapus, PPDB MIN II Palembang Wajib Terima Siswa Usia 7 Tahun

Syarat Hafal Surat Pendek Al Quran Dihapus, PPDB MIN II Palembang Wajib Terima Siswa Usia 7 Tahun

Drs Iskandar, MSi

Palembang, BP–Berangkat dari Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Kementerian Agama RI bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020-2021 dengan syarat hafal beberapa surat Al Quran dihapuskan untuk masuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri.

Terlebih, pada petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) bagi pendaftar dengan usia 7 tahun, sekolah wajib menerima.

“Jadi merujuk pada keputusan Dirjend Kemenag RI Pusat bahwa peserta PPDB wajib hafal minimal lima surat pendek dalam Al Quran dan Calistung itu tidak ada,” ujar Kepala MIN II Palembang Drs Iskandar MSi, Selasa (12/5).

Pihaknya mengaku menyayangkan sebetulnya dengan keputusan baru tersebut, sehingga sekolah tak bisa lagi lebih kompetitif menyaring siswa unggulan.

Menurutnya tahun ini MIN II Palembang sesuai dengan rombongan belajar atau rombel tahun ajaran 2020-2021 kuota yang dipersiapkan sebanyak 150 orang.

Syaratnya masuk di MIN II Palembang adalah mendaftar secara online di www.min2palembang.com pada tanggal 11-13 Mei 2020. Untuk usia minimal 6 tahun dan 7 tahun sekolah wajib menerima dan terakhir adalah zonasi.

“Sampai hari kedua ini berdasarkan laporan dari panitia ada 320 pendaftar dari 150 kuota yang ditetapkan,” urainya.

Dikatakannya bahwa bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan putra-putrinya masih ada waktu hingga esok hari di hari terakhir pendaftaran.

“Sementara untuk pengumuman akan kita umumkan secara online juga. Dan sesuai jadwal akan diumumkan pada 16 Mei 2020,” jelasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Polisi Gadungan Kuras Harta Teman Kencannya Ditembak

Palembang, BP Pihak Polsek Kalidoni Palembang meringkus seorang polisi gadungan bernama Risco Saputra (29), warga Jalan May Zen, Lorong Semendawai, ...