Home / Headline / Perkembangan Covid-19 di Sumsel Sangat Mengkhawatirkan, Banyak Dapat Impor Covid-19 Dari Luar

Perkembangan Covid-19 di Sumsel Sangat Mengkhawatirkan, Banyak Dapat Impor Covid-19 Dari Luar

BP/DUDY OSKANDAR
Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati

Palembang, BP

Jumlah pasien positif corona atau COVID-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) bertambah 15 orang.

Penambahan itu berdasarkan laporan media harian COVID-19 tanggal 16 April 2020.

Total positif corona yang sudah ditemukan di Sumsel hingga hari ini mencapai 37 kasus.

Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Hj RA Anita Noeringhati meminta penanganan covid-19 di Sumsel harus terus dievaluasi baik segi persiapan maupun penanganan ODP (orang dalam pemantauan), dan PDP (pasien dalam pengawasan).

Anita mengakui , sampai hari ini perkembangan Covid-19 di Sumsel sangat mengkhawatirkan, karena Sumsel banyak mendapat impor covid-19 dari luar Sumsel. Sehingga pihaknya meminta Gubernur Sumsel segera melakukan pengetatan pengawasan ketika warga masuk ke Sumsel ataupun yang sudah masuk di Sumsel di daerah perbatasan.
Dan petugas terkait menurutnya juga harus menyiapkan rapid tes disetiap perbatasan di Sumsel .

“Meski udah dipersiapkan, permasalahannya syarat tempatnya harus dibedakan. Psien PDP harus lebih ketat daripada pasien OPD. Isolasi mandiri rumah harus memadai contoh tidak bercampur dengan keluarga lainnya,” kata politisi partai Golkar ini, Kamis (16/4).

Menurutnya untuk memutus mata rantai covid, jika sudah dinyatakan positif Corona maka penanganannya harus dilakukan lebih intensif lagi dalam penanganannya. Padahal Rumah Sakit Penunjang di sumsel sudah dipersiapkan.

Untuk penertiban di pasar 16, ditengah wabah Covid-19 ini kita menurutnya juga mesti mengingat dimensi perekonomian.

“Kita mengalami stagnan, menyikapi hal itu harus sosialisasi secara maksimal. Berikan edukasi secara persuasif melalui orang yang ahlinya. Dimensi keamanan juga harus diperhitungkan, dampak pengangguran, hal lainnya juga bisa meningkatkan kriminal. Dimensi keamanan juga harus saling mendukung semuanya. Dengan adanya koordinasi gugus tugas Covid-19 di kabupaten kota Se Sumsel,” katanya.

Mestinya tambah Anita, harusnya penanganan covid-19 di Sumsel harus dimaksimal lagi jangan hanya melaporkan ke pusat saja.

“Kita Se- Sumsel juga harus terus dan rutin berkabar satu sama lainnya. Garda RT dan RW juga harus dimaksimalkan untuk mendata warganya,” kata Anita.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

KPK Lengkapi Fitur dan Konten JAGA

Jakarta, BP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melengkapi fitur dan konten pada Jaringan Pencegahan Korupsi (JAGA). Di tengah masa pandemi ...