Home / Headline / Pulang Sekolah 2 Pelajar SMA di Palembang Jadi Jambret

Pulang Sekolah 2 Pelajar SMA di Palembang Jadi Jambret

BP/IST
Sepulang sekolah dua pelajar SMA di Palembang ini nekat melakukan jambret. 

Palembang, BP

Sepulang sekolah dua pelajar SMA di Palembang ini nekat melakukan jambret.  Keduanya adalah AN (17) dan DI (17), keduanya merupakan warga Palembang.
Keduanya melakukan aksi jambret sepulang dari sekolah dan masih menggunakan seragam sekolah.
Saat melintas di Jalan Ariodillah Kelurahan 20 Ilir DIII Kecamatan IT 1 Palembang, melihat korban Winda (28) yang dibonceng sepeda motor sedang memegang ponsel, mereka langsung mengincar korbannya tersebut.
AN yang bertugas sebagai joki, langsung memepet motor yang sedang membonceng korban.
Tersangka DI yang bertindak sebagai eksekutor langsung menarik ponsel korban.
Setelah ponsel berhasil diambil, keduanya langsung kabur.
Ternyata, aksi jambret yang dilakukan kedua pelajar SMA swasta di Palembang ini tidak hanya sekali.
Semua sasaran kedua tersangka ini perempuan yang sedang dibonceng dan memegang ponsel.
“Uangnya kami habiskan untuk bermain judi online dan beli sabu. Kalau pakai sabu, sudah sekitar setahun,” ujar AN dan DI saat diamankan di Polsek IT 1 Palembang, Minggu (5/4).
Ponsel hasil jambret, biasanya mereka jual kepada orang yang ingin membelinya.
Ponsel dijual dengan harga beragam, tergantung dari ponsel hasil mereka jambret.
“Biasanya kami jambret sebulan sekali. Bila memang sedang tidak ada uang, bisa dua kali sebulan.Pernah di Jalan Angkatan 45 dan pernah di Jalan POM IX.Biasanya kami beraksi usai pulang sekolah dan pakai baju sekolah, biar tidak terlalu mencolok,” kata kedua tersangka yang duduk di bangku kelas 3 SMA ini.
Kapolsek IT 1 Palembang Kompol Deni Triana didampingi Kanit Reskrim Iptu Alkap dan Panit Ipda Jhony Palapa menuturkan, kedua tersangka diamankan di salah satu warnet yang ada di Palembang.
Keduanya sedang asyik bermain judi online di warnet dan tidak menyangka ditangkap tim Ladas yang mendapatkan keberadaan kedua tersangka.
“Untuk tempat kejadian perkara lainnya, masih kami dalami. Dari pengakuan keduanya, baru tiga kali. Tetapi kami belum yakin, karena aksi mereka ini seperti sudah terbiasa dilakukan,” katanya.
Dari penangkapan keduanya, diamankan satu unit ponsel korban yang belum sempat dijual dan sepeda motor milik tersangka Wahyu yang digunakan untuk beraksi.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lagi, Pasien Terpapar Covid-19 di OKU Bertambah 37 Orang

Baturaja, BP–Jurubicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, Rozali, kembali menginformasikan update data kemarin hingga hari ini, Rabu (3/6/2020), sampai pukul 10.00 ...