Home / Headline / Hingga Kini Sumsel Baru Tetap 1 Positip Corona

Hingga Kini Sumsel Baru Tetap 1 Positip Corona

BP/IST
Gubernur Sumsel Herman Deru

Palembang, BP

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengupdate data terbaru sebaran virus Covid-19 alias Corona, Rabu (25/3).
Secara nasional jumlah orang yang terkonfirmasi positif adalah 790 orang. Ini artinya bertambah 105 kasus dari hari sebelumnya.
Sementara itu jumlah pasien yang sembuh bertambah satu orang menjadi 31 orang.
Sementara itu data yang meninggal dunia hari ini bertambah 3 orang menjadi 58.
Di Sumatera Selatan, jumlah yang terkonfirmasi positif tetap 1 orang. Namun jumlah yang meninggal dunia menjadi 1 orang dari hari sebelumnya 0.
Perubahan data meninggal dunia ini menguatkan keyakinan Gubernur Sumsel, Herman Deru yang sehari sebelumnya mengatakan kemungkinan besar 1 PDP yang meninggal dunia adalah yang positif virus corona.
Sebelumnya kemarin, Gubernur memberikan informasi tentang 1 orang dari Sumatera Selatan yang positif Corona.
Meski rilis update dari Satgas pusat tak menulis ada yang meninggal dunia karena corona di Sumsel, tapi pihaknya berkeyakinan bahwa satu diantara dua PDP yang meninggal positif corona.
“Data resmi dari tabel gugus tugas nasional, belum disebut di Sumsel ada yang meninggal. Tapi kalau kita lihat dari data spesimen sangat memungkinkan dari dua saudara kita yang meninggal, itu satu diantaranya Covid-19,” kata Gubernur.
Saat ditanyakan riwayat PDP tersebut berasal dari mana, Gubernu menegaskan PDP tersebut berasal dari Palembang dengan riwayat berpegian ke Jakarta.
Sebagaimana diketahui, seorang warga Palembang berusia 53 tahun dan seorang warga Prabumulih berusia 54 tahun adalah dua PDP yang meninggal dunia saat menjalani isolasi di RSMH, Senin (23/3).#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

20 April, DPRD Sumsel Gelar Paripurna Melalui Teleconprence

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadwalkan rapat paripurna melalui teleconfrence, meski di tengah ancaman penyebaran virus Covid-19/ ...