Home / Headline / Didepan Istri, Suryadi Bunuh Pamannya Sendiri

Didepan Istri, Suryadi Bunuh Pamannya Sendiri


BP/IST
Suryadi (38) tersangka pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf (51) yang tidak lain pamannya sendiri di Desa Teluk Payo, Kecamatan Banyuasin II pada Minggu 20 Januari 2020 lalu menjalani rekonstruksi digedung Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Jumat (20/3)

Palembang, BP

Suryadi (38) tersangka pembunuhan terhadap Muhammad Yusuf (51) yang tidak lain pamannya sendiri di Desa Teluk Payo, Kecamatan Banyuasin II pada Minggu 20 Januari 2020 lalu menjalani rekonstruksi digedung Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Jumat (20/3).
Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkaranya sebelum dilimpahkan penuntut umum. Dalam rekonstruksi sebanyak 14 adegan ini diperankan langsung oleh Suryadi serta lima saksi yang mengetahui peristiwa berdarah tersebut.
Terungkap dalam rekonstruksi Suryadi nekat membunuh pamannya dengan membacok bagian wajah, leher bagian belakang, tangan serta kaki Muhammad Yusuf lantaran tidak terima istrinya telah dilecehkan oleh korban. Bahkan Sari istri tersangka Suryadi menyaksikan peristiwa pembacokan yang membuat nyawa Yusuf melayang.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan melalui Kasubdit III Jatanras Kompol Suryadi mengatakan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan yang korbannya paman tersangka total ada 14 adegan. Motif pembunuhan tersebut lantaran tersangka kesal dengan korban karena istrinya telah dilecehkan oleh korban.
“Ada 14 adegan dalam rekonstruksi ini. Adegan yang menewaskan korban ada di adegan 12, yakni saat itu pelaku berhasil merebut pedang yang dibawa oleh korban dan di sabetkan oleh pelaku ke kaki, tangan dan muka korban,”katanya.
Sebelum terjadi pembunuhan tersangka Suryadi dan korban sama sama berada di TKP sedang membangun rumahnya lalu terjadilah cekcok dan mulut antara korban dan tersangka hingga terjadilah penganiyaan yang berujungnya tewas Yusuf ditangan keponakan sendiri disaksikan oleh istrnya pelaku.

Dalam rekonstruksi ini, penyidik belum menemukan fakta baru sehingga apa yang dijelaskan tersangka dalam BAP sesuai dengan yang direkonstruksi hari ini.
“Terkait motif pelaku sendiri pelaku kesal lantaran diduga korban sering mengintip istrinya dan mencoba melakukan pelecehan. Dan pada puncak pelaku menghabisi korban, pada saat berkumpul dimana korban sedang menebas rumput menggunakan parang didekat istrinya,” katanya.
Dengan kesal tersangka pun merebut parang yang di pegang oleh korban langsung membacok korbannya, dibagian kaki lalu ditangan dan terakhir di muka korbannya.
“Setelah korbannya tewas pelaku sendiri melaporkan kepada bapaknya, bahwa korban tewas tertimpa kelapa sehingga korban di bawak ke RS terdekat,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Empat Rumah Sakit di Palembang Dapat Bantuan APD Dari Komisi I DPRD Sumsel

Palembang, BP Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) membagikan Alat Perlindungan Diri (APD) yaitu baju hazmat untuk empat rumah sakit ...