Home / Headline / Tolak RUU Omnibus Law

Tolak RUU Omnibus Law

BP/IST
Puluhan massa yang terdiri dari Forum Mahasiswa Bersatu dan Buruh Bersatu Sumatera Selatan melakukan aksi demo di Kantor DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (19/3). Aksi tersebut mendesak agar DPRD Provinsi Sumsel mengirimkan surat ke DPR RI untuk menolak RUU Omnibus Law

Palembang, BP

Puluhan massa yang terdiri dari Forum Mahasiswa Bersatu dan Buruh Bersatu Sumatera Selatan melakukan aksi demo di Kantor DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (19/3). Aksi tersebut mendesak agar DPRD Provinsi Sumsel mengirimkan surat ke DPR RI untuk menolak RUU Omnibus Law

Panglima Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Sumsel Yan Coga mengatakan, kehadiran pihaknya disini karena negara tidak hadir bagi rakyat.” Kami kesini bukan jalan jalan, karena menolak RUU Omnibus Law. Kami memperjuangkan nasib buruh dan rakyat Indonesia. Karena kesejehatrean mereka hilang. Mereka dipekerjakan bukan jadi pegawai tapi jadi outsoring seumur hidup. Mereka bekerja tidak ada umur, sekendak perusahaan memperlakukan buruh. Kalau perusahaan mau memberhentikan, buruh tidak bis berbuat apa apa. Tidak ada jaminan kesehatan,” katanya.

Menurutnya, kalau kepala negara tidak sanggup menjadi pemimpin, mundur saja. Ini bukan salah Gubernur .”Saya hadir disini tidak berpolitik. Bayangkan kalau RUUdisahkan. Tapi pikirkan generasi penerus kalian. Kalau pemimpin tidak hadir untuk rakyat, lebih baik mundur Presiden,” teriaknya.

Febri Zulian Koordinator aksi mengungkapkan, aksi hari ini sebagai bentuk penolakan mahasiswa penolakan terhadap RUU Omnibus Law.

“Kami mahasiswa menolak RUU Omnibuslaw. Karena ada beberapa pasal yang menyengsarakan buruh. Diantaranya pasal soal outsorsing ini tidak ada lagi pegawai,” katanya.

Perwakilan dari mahasiswi Tini ismail menuturkan, ada tiga RUU Omnibuslaw yang tidak pro rakyat. Tanpa buruh, tidak ada pengusaha. ” Buruh bekerja iklas. Pengusaha meraup keuntungan sebesarnya, tanpa memikirkan  rakyat kecil.l Kami minta keluh kesah kami agar disampaikan ke pusat, agar RUU ini dapat direvisi,” katanya. #osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Melihat Aktivitas Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Muba: Warga Kompak Saat Pandemi, Kelola Pangan Lokal

Sekayu, BP–Lahan seluas 1,5 hektar terhampar luas di Perumnas Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu. Tanaman pangan lokal diantaranya Jagung, Cabai, ...