Home / Headline / Tiga Pelaku Spasialis Bobol Rumah Kosong Ditangkap

Tiga Pelaku Spasialis Bobol Rumah Kosong Ditangkap

BP/IST
Tiga dari empat pelaku spesialis pembobol rumah kosong dan minimarket ditangkap Unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin Kompol Sukri Arivai.

Palembang, BP

Tiga dari empat pelaku spesialis pembobol rumah kosong dan minimarket ditangkap Unit 5 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin Kompol Sukri Arivai.
Tiga tersangka itu, Dian Dwi Yanto (24), Jauhari Romadhon (37) dan Yoki Adi Putra (20). Tiga tersangka beralamat di Talang Keramat, Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Keramat, Banyuasin, Sumsel ditangkap di lokasi berbeda.
Polisi menindak tegas lantaran berupaya kabur dengan mendorong anggota yang memegang mereka ketika ditangkap.
“Angga, menyerah saja ketimbang nasib kau sama seperti kami. Kena tembak polisi, rasanya tidak enak,” kata ketiga tersangka sambil meringis.
Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah Yoki merupakan otak pembobolan rumah kosong dan minimarket.
Dari penangkapan Yoki, dilakukan pengembangan dan akhirnya ditangkaplah Dian serta Jauhari.
Ketika akan dilakukan pengembangan, Angga berhasil kabur mengetahui kedatangan polisi.
Dari keterangan ketiga tersangka, mereka sudah tiga kali membongkar rumah kosong dan minimarket.
Barang-barang hasil curian, ada yang mereka gunakan sendiri ada juga yang dijual di penadah di kawasan Pasar Cinde.

“Aku mengajak Agung sebelum beraksi, untuk mengecek lokasi. Setelah tahu lokasi, besoknya baru beraksi.”
“Kami beraksi pada dini hari dengan membawa pemotong kunci, linggis dan alat lainnya,” kata Yoki sambil meringis kesakitan, Kamis (19/3).
Barang hasil curian, mereka bawa ke kawasan Pasar Cinde.
Terakhir mereka beraksi di minimarket yang ada di Talang Keramat dan mengambil sejumlah barang.
Barang-barang itu, mereka jual dan mendapatkan uang Rp 20 juta.
Uangnya mereka bagi rata dan digunakan untuk foya-foya, membeli minuman keras dan juga bermain perempuan.
“Yang masuk itu aku, Angga dan Dian ke dalam minimarket. Sedangkan Jauhari menunggu di depan untuk melihat situasi,” ujar residivis yang sudah dua kali masuk penjara ini.
Sedangkan tersangka Jauhari mengungkapkan, ia hanya bertugas menunggu di luar dan mengakut barang hasil curian.
Termasuk, server CCTV yang mereka bawa agar aksi mereka tidak bisa terlacak.
“Setelah barang diperoleh, aku bawa ke keluar sama Dian. Kami naikan ke motor dan baru kabur,” kata Jauhari yang juga pernah masuk penjara dengan kasus yang sama.
Kasubbid Penmas AKBP Rizal Agus didampingi Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, dari pengakuan tersangka ini baru tiga lokasi yang mereka ingat.
Sisanya mereka mengaku lupa, sehingga masih harus didalami lagi.
“Mereka ini spesialis pembobol rumah yang ditinggal penghuninya pergi dan minimarket. Memang, dari pengakuan ketiga tersangka hanya tiga kali tetapi kami tidak percaya begitu saja. Karena, mereka ini sudah sering melakukan aksinya dan dari laporan di Polrestabes laporan polisi juga mengarah ke mereka,” katanya.
Lanjutnya, ketiga tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda, Rabu (18/3) pukul 20.45.
Dari penangkapan ketiga tersangka diamankan barang bukti satu unit motor yang mereka gunakan untuk mengangkut barang hasil curian.
“Kami imbau kepada pelaku Angga untuk menyerahkan diri, ketimbang kami tindak tegas seperti ketiga temannya. Karena, kami sudah tahu identitas dan akan kami kejar,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kapolda Sumsel Ingatkan Apapun Yang Terjadi Dilapangan Tetaplah Menjadi Tanggung Jawab Bersama.

Palembang, BP Kegiatan Rapat Koordinasi Forkopimda Tentang Penerapan New Formal Provinsi Sumsel dan Kota Palembang berlangsung di Mapolrestabes Palembang, Jum’at ...