Home / Headline / Kebutuhan Bahan Pokok Tidak Stabil, Harga Gula di OKU Kian Meroket

Kebutuhan Bahan Pokok Tidak Stabil, Harga Gula di OKU Kian Meroket

Baturaja, BP–Harga gula pasir di pasar tradisional di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) semakin melonjak. Baik itu gula curah maupun gula kemasan, hal ini menjadi keluhan para ibu rumah tangga.

Ita (52), warga Baturaja Timur mengatakan, beberapa pekan terakhir, ia mengakui harga komoditas gula naik signifikan baik itu di pasar tradisional maupun di warung-warung tempat tinggalnya.

“Saya biasanya beli gula kemasan itu Rp.12.500 sekarang jadi Rp.18 ribu per kilo. Kok bisa secepat itu naik Rp.7.500,” katanya, Rabu (18/3) di Baturaja.

Dengan lonjakan harga gula yang cukup fantastis, menurutnya semoga bisa menjadi normal kembali seperti harga biasanya.

“Mudah-mudahan harga kembali normal,” katanya kepada beritapagi.co.id

Sementara itu Alwi (45) salah satu pedagang di pasar atas Baturaja Timur mengaku memang benar harga gula mengalami kenaikan. Semula harga Rp.12.500 sekarang tembus Rp.18.000 bahkan ada yang jual Rp.20.000 perkilo.

“Iya, memang begitulah naik turun harganya,” ungkap Alwi.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) OKU, Dr Dr Ir Achmad Tarmizi, SE MT MSi MH melakukan Sidak Harga Sembako (Operasi Pasar) Oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten OKU Dengan Titik Lokasi Seputaran Pasar Tradisional Dan Pasar Modern dalam Kota Baturaja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, Selasa, (17/3) kemarin.

Tim Pengendali Inflasi Daerah OKU berkumpul di titik lokasi Pasar Baru sebelum melakukan sidak Harga sembako.

Operasi Pasar yang di pimpin Sekda OKU, Selaku Ketua TPID OKU menyampaikan kegiatan sidak pasar ini dalam rangka melakukan pengecekan harga sembako di Pasar Tradisional, Supermarket, Gudang untuk mengetahui stabil tidaknya harga sembako di pasar dan di supermarket. “Hal ini dilakukan agar perekonomian pasar kita tidak terganggu mengenai kurangnya penyediaan sembako dan juga masker akibat dari dampak Virus Corona,” kata Tarmizi.

Tarmizi mengatakan TPID harus memantau ketersediaan pasokan sembako dan masker setelah kita melakukan sidak di pasar, supermarket dan gudang pada pagi ini. Mengenai perkembangan tentang harga bahan pokok tim langsung sidak Ke Gudang Usaha Bersama (UB) Jl.Garuda Lintas Sumatera dan Terakhir Tim TPID OKU Sidak Harga Sembako di Pasar Atas.

Selanjutnya Tim melakukan sidak Harga sembako ke pedagang- pedagang seputaran Pasar Baru, Indomaret, Supermarket dll. “Dari hasil pemantauan dan pengecekan harga bahan Kebutuhan pokok masyarakat di Pasar OKU masih stabil dan stock aman sampai akhir tahun,” ungkap Tarmizi. #yan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPP Golkar Rekomendasi Dukungan Untuk Tiga Pilkada di Sumsel

Palembang, BP DPP Partai Golongan Karya (Golkar), akhirnya resmi memberikan rekomendasi dukungan, bagi bakal pasangan calon kepala daerah (Paslonkada) di ...