Home / Headline / Virus Corona Marak , Fraksi PKS DPRD Sumsel Ajak Masyarakat Sumsel Jaga Kebersihan Dan Selalu Cuci Tangan

Virus Corona Marak , Fraksi PKS DPRD Sumsel Ajak Masyarakat Sumsel Jaga Kebersihan Dan Selalu Cuci Tangan

BP/IST
Sekretaris fraksi PKS di DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli

Palembang, BP

Semenjak Virus Corona tipe 2 (SARS-CoV-2) merebak, “salam sikut” atau beradu siku sering digunakan pejabat.
Hal itu dilakukan karena cara salaman dengan berjabatan tangan, tidak dianjurkan demi mencegah penularan virus melalui telapak tangan.
Namun hal itu dinilai anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), sebagai hal yang berlebihan dan bukan tradisi orang Indonesia yang selalu bersalaman.
“Tidak ada soal harus salaman tertentu, istilah salaman baru karena takut tertular (virus Corona) tidak adalah, dan hanya lucu- lucuan saja sebenarnya,” kata Sekretaris fraksi PKS di DPRD Sumsel Mgs Saiful Padli, Jumat (13/3).
Diakui Wakil ketua komisi V DPRD Sumsel ini, dalam konteks menghindari bersalaman karena takut terjangkit virus corona, ia rasa tidaklah.
Tetapi tetap menjaga kebersihan untuk selalu cuci tangan sangat dianjurkan.
“Bersalaman lebih sopan dan diajarkan bersalaman tangan ketemu tangan. Kalau siku ketemu siku bukan salaman tapi sikuan,” capnya.
Ditambahkan Saiful, adanya viral prilaku pejabat republik ini, harusnya hal itu tidak dilakukan dan terkesan membuat cemas.
“Menurut aku jangan berlebihan terkait salaman harus dengan siku, dan tidak ada arahan bagi kami di lingkungan DPRD Sumsel, apalagi pakai siku. Kita normal- normal saja, apalagi anjuran WHO untuk salaman tangan di hati,” tuturnya.
Sebab, diungkapkan Saiful meninggalkan kebiasaan bersalaman hal itu meninggalkan budaya lokal, sebab selama ini masyarakat Indonesia melakukannya, dengan bertemu bersamalam dan bertatap muka.

“Kalau ini dilakukan, lama- lama akan hilang karakter budaya bangsa kita dengan bersalamanan itu,” tukasnya.
Hal senada diungkapkan ketua fraksi PDIP Sumsel Susanto Adjis, jika tidak ada salam sikut” atau beradu siku untuk menganti kebiasaan bersalaman yang selama ini sudah jadi tradisi.
“Tidaklah, masih biasa saja,” singkatnya.
Sementara anggota fraksi Golkar Sumsel David Hadiranto Al Jufri mengungkan hal yang sama, jika tidak ada prilaku untuk salam sikut atau salam hati.
“Tidak adalah, emang salah apa bersalaman. Tapi tetap kita harus jaga kebersihan saja dan stamina badan.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Jambi Belajar Soal Banmus dan BK DPRD Sumsel

Palembang, BP Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima kunjungan kerja Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi, Selasa (7/7). Wakil ...