Home / Headline / Bejat, Tomi Gagahi Anak Kandung Sendiri

Bejat, Tomi Gagahi Anak Kandung Sendiri

BP/IST
Tomi dan Am saat diamankan di Polsek Talang Kelapa

Palembang, BP

Hastomi alias Tomi (34) tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri bahkan aksi bejat yang dilakukan Tomi sejak korban masih duduk di bangku kelas 4 SD hingga usia 15 tahun.
Aksi Tomi yang tercatat sebagai warga Jl Tanggul PU, RT 006, Desa Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin terbongkar setelah istrinya melaporkan hingga ia pun diringkus anggota Reskrim Polsek Banyuasin pimpinan Kanit Reskrim Iptu Harun, Rabu (11/3) siang.
Gilanya lagi Tomi menyetubuhi buah hatinya mengajak adiknya AM (16), yang juga paman korban yang juga turut diamankan.
Kapolsek Talang Kelapa Kompol Masnoni SIK mengatakan aksi tersangka dilakukan saat istrinya sedang tidak berada di rumah. Yang terjadi pada tahun 2015 lalu saat itu korban masih duduk di kelas 4 SD.

“Tersangka pura pura mintak tolong anaknya untuk mengerok nya didalam kamar. Korban didekati dan dipangku, lalu tersangka menggesekan alat pitalnya di bokong bagian belakang,” terang Kapolsek.
Setelah melakukan aksi tersangka mengancam akan membunuh jika memberitahukan hal tersebut ke ibunya dan dilakukan berulang-ulang.
“Saat kejadian ibunya sedang keluar rumah. Tersangka juga mengatakan kepada anaknya kalau dia akan membuang ilmu dari dalam badan,” ujarnya.
Kedua tersangka yang diamankan dijerat dengan Pasal 81 ayat (1), (2) dan (3) UU RI No. 35 Tahun 2014, Tentang Perlindungan Anak.
“Kita sudah lakukan visum et refertum, mengamankan barang bukti celana tidur panjang warna merah putih motif garis dan celana dalam warna hitam,”tambahnya

Dihadapan polisi, tersangka Tomi mengelak kalau telah menodai anaknya seperti apa yang telah dituduhkan kepadanya.
“Demi Allah dak pernah aku nak melakukan itu samo anak aku dewek. Masalah ini masalah keluarga. Anak aku ini liar jadi dijago samo mamangnyo. Mungkin istri aku idak senang dengan aku, mungkin mertuo aku jugo idak senang dengan aku,” kelit tersangka Tomi.
Tersangka Tomi yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kayu di sawmill “Sekarang sudah idak lagi. Anak sekarang sudah umurnyo hampir 16 tahun. Sering jalan keluar rumah daripada jao adeknyo. Jadi mamangnyo inilah yang sering cegah dio,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Pertemukan Semua Pihak, Terkait Konflik Karyawan PT BMU dan Manajemen PT BMU

#Sepakati Upaya Tripartit Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pertemuan bersama karyawan PT Baturaja Multi Usaha (BMU) sebagai ...