Home / Headline / Polda Sumsel Tangkap Wanita Penjual Kosmetik Ilegal

Polda Sumsel Tangkap Wanita Penjual Kosmetik Ilegal

BP/IST
Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel menangkap Fitri Aprianti (32) seorang pedagang kosmetik ilegal.

Palembang, BP

Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel menangkap Fitri Aprianti (32) seorang pedagang kosmetik ilegal.
Ia ditangkap di rumahnya yang berada di Jalan Sultan Agung Lorong Kepur No 229 RT 005 RW 002 Kelurahan 1 Ilir IT 2 Palembang, Sabtu (7/3) siang.
Tersangka ditangkap dengan barang bukti 50 item kosmetik ilegal dengan total 3.428 pcs kosmetik.
Fitri menjual kosmetik ilegalnya melalui media sosial dan media jual beli online.
Fitri Aprianti mengaku, mendapatkan kosmetik yang dijualnya membeli di seseorang dan dari luar negeri.
Dari 50 item kosmetik yang dijualnya, memang tidak memiliki izin edar dari BPOM.
Sudah dua tahun ia menjual kosmetik ilegal secara online.
Setidaknya, dalam sehari ia berhasil menjual beberapa item kosmetik.
Dalam sehari, keuntungan yang ia peroleh senilai Rp 4 juta.
“Jual ke kalangan wanita. Biasanya jual melalui medsos dan media jual beli online,” katanya saat diamankan di Mapolda Sumsel, Senin (9/3).

Lanjutnya, jenis kosmetik yang paling banyak dibeli lebih cenderung pemutih wajah dan cream bedak siang malam.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti bila kosmetik yang dijualnya juga mengandung berbahaya.
Meski ia mengetahui, bila kosmetik tersebut tidak memiliki izin edar.
“Aku hanya jual saja, tidak tahu ada bahan berbahaya,” katanya.
Terungkapnya penjualan kosmetik ilegal berformalin di Palembang, setelah Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel mendapatkan laporan dari masyarakat.
Dir Reskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Anton Setiyawan didampingi Kasubdit 1 Indagsi AKBP Ricard B Pakpahan menuturkan, penangkapan kosmetik ilegal dengan tersangka Fitri Aprianti setelah pihaknya mendapat laporan dari korban yang menggunakan kosmetik tersebut.
“Korban mengirim pesan kepada kami. Dari pesan itu, kami lakukan penyelidikan terhadap penjualan kosmetik yang dimaksud. Setelah pasti, kami melakukan penggerebek di rumah tersangka dan memang ditemukan setidaknya 50 item kosmetik ilegal,” kata Anton.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

DPRD Sumsel Pertanyakan Temuan LHP BPK RI

Palembang, BP Sejumlah Fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mempertanyakan temuan dari LHP BPK RI beberapa waktu lalu. Seperti yang ...