Home / Headline / Wisata Di Palembang Belum Banyak Menjual

Wisata Di Palembang Belum Banyak Menjual

BP/DUDY OSKANDAR
Program Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang bekerjasama dengan pemerintah kota Palembang menggelar workshop identifikasi dan pemetaan kawasan wisata potensial kota Palembang yang berlangsung di ruang Parameswara, Pemkot Palembang, Rabu (26/2).

Palembang, BP

Program Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang bekerjasama dengan pemerintah kota Palembang menggelar workshop identifikasi dan pemetaan kawasan wisata potensial kota Palembang yang berlangsung di ruang Parameswara, Pemkot Palembang, Rabu (26/2).

Acara ini dibuka langsung oleh Asisten II Setda Kota Palembang, Shinta Raharja didampingi Direktur Pascasarjana Universitas Taman Siswa Palembang, Yoyo dan Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Joko Siswanto.
Shinta mengakui wisata di kota Palembang memang belum banyak menjual tapi potensinya sangat besar.

“Apa yang dilakukan Unitas ini sangat bagus kita sangat mendukung sekali. Palembang ini belum bisa menjual wisatanya tapi sekarang lagi kita benahi seperti di Sekanak sedang kita benahi,” katanya.

Baca:  LRT Sumsel Jadi Trend Budaya Angkutan Publik Terbaru Di Sumsel

Dari sisi PAD, wisata ini memang belum menjual hanya mengandalkan secara fisik dari hotel dan kuliner saja.
Karena itu, ia meminta disetiap 18 kecamatan yang ada di kota Palembang ini dibuat mempunyai ciri khas atau spesifik dari setiap kecamatan ini memiliki destinasi tersendiri.

“Kita ingin itu setiap kecamatan ini ada ciri khas potensi wisatanya. Sehingga saat wisatawan datang tahu kalau saya sedang berada di kecamatan ini. Seperti di kampung layang-layang itu kan salah satu destinasi wisata yang sangat bagus,” katanya.

Karena itu, ia berharap melalui workshop ini yang menghadirkan para ahli yang bertemu ini untuk bisa memberikan sumbangsih dan pemetaan untuk kemajuan pariwisata kota Palembang.

Rektor Universitas Taman Siswa Palembang, Joko Siswanto mengatakan,  melalui workshop ini Universitas Taman Siswa bisa menyumbang pemikiran untuk memajukan pariwisata kota Palembang.

Baca:  Zulhas : Prabowo – Sandi Menang tapi Tipis di Sumsel

“Potensi kota Palembang ini sangat besar, kalau dari sisi kuliner tak diragukan lagi sudah terkenal dengan pempeknya. Nah dari sisi lain ini yang menjadi tantangan kita bersama,” katanya.

Menurutnya, untuk pengembangan wisata ini menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya pemerintah saja tapi semua lapisan masyarakat.
“Karena itu, mahasiswa berusaha peduli untuk memajukan pariwisata kota Palembang ini karena saat ini sudah menjadi kebutuhan,” katanya.

Namun, ada empat hal yang perlu diperhatikan guna mendukung kemajuan pariwisata ini.
“Yakni objek wisata yang harus jelas, fasilitas pendukung harus disiapkan, strategis pemasaran dan lingkungan yang mendukung,” katanya.

Ia mengatakan dulu telah dipetakan empat kawasan destinasi kota Palembang yakni BKB, Kampung Kapitan, Kampung Arab dan Pasar 16 Ilir.

Baca:  Kami Pertanyakan Rangkap  Jabatan Di Pemprov Sumsel"

“Empat destinasi ini menjadi tujuan wisatawan di Palembang dan kita lihat dalam perkembangannya sudah terbangun,” katanya.

Namun, ia berharap akan lebih banyak lagi destinasi wisata lain yang ada di kota Palembang yang perlu dikembangkan.

Sejarawan kota Palembang Kemas Ari Panji berharap pihak terkait dalam mengembangkan wisata dan budaya di kota Palembang jangan alergi atas masukan dan kritikan pihak lain.

“ Yang diperlukan adalah kemauan semua stekholder , pemerintah , masyarakat, organisasi non pemerintah dan swasta tanpa mereka ini tidak bisa maju budaya dan wisata di Palembang, dan dengan satu kemauan yang sama,” katanya.

Sedangkan Ketua ketua PD Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) Sumatera Selatan periode 2019-2022, Ir. Yanti Muchtar berharap kegiatan seperti ini ada tindaklanjut dan jangan takut di kritik.

“Saya sedih dan kecewa banyak kebijakan kota Palembang yang kebijakannya tidak berkomunikasi dengan kami sebagai ahli, kedepan mohon ajak kami bersama, karena ini multi stekholder,” katanya pihaknya siap mensuport perencanaan lanskap di Palembang.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bantu Cegah Virus Corona, Fraksi PKS DPRD Sumsel Donasikan Gaji Bulan Maret

  Palembang, BP Enam anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi PKS DPRD Sumsel mendonasikan gaji bulan Maret 2020 ...