Home / Headline / Teken Pengelolaan Dana BOS, Ternyata Segini Gaji Guru Honor

Teken Pengelolaan Dana BOS, Ternyata Segini Gaji Guru Honor

Plt Kadisdik Sumsel Reza Fahlevi

Palembang, BP–Menyusul perubahan aturan Mendikbud Nadiem Makarim tentang pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), khususnya alokasi guru Honor boleh mencapai 50 persen kini dilakukan oleh Dinas Pendidikan Sumsel.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Reza Fahlevi secara resmi meneken pengelolaan dana BOS bagi SMA/SMK dan SLB di wilayah Sumsel.

Reza mengatakan besaran honorarium guru honorer perbulan ditentukan berdasarkan jumlah jam mengajar per minggu yaitu sebesar Rp25.000 sampai dengan Rp65.000 per jam. Sedangkan untuk tenaga kependidikan honorer besarnya honor diberikan sebesar Rp 500ribu sampai dengan Rp1,5 juta perbulan.

Baca:  DPRD Sumsel Minta Honor Guru Honor Dibayar

“Ketentuan ini berlaku untuk sekolah jenjang SMA dan SMK serta SLB di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, dan pembayaran honor guru dan tenaga pendidikan honorer ini diberikan mulai bulan Januari 2020,” ujarnya, Senin (26/2).

Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan yang berhak menerima dana BOS tersebut mereka yang memenuhi persyaratan yakni terdaftar di Dapodik per tanggal 31 Desember 2019, memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

Baca:  Guru Honor Enam Bulan Belum Gajian

“Belum Menerima Tunjangan Profesi Guru, begitu juga dengan tunjangan lain seperti tunjangan pegawai honor daerah termasuk yang dibayar berdasarkan Tunjangan surat perjanjian kerja (SPK) dari pemerintah daerah Provinsi,” jelasnya.

Riza berharap, langkah yang telah diberikan oleh kemendikbud ini dapat meningkatan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan honorer. “Ini merupakan langkah pertama untuk memperbaiki kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan honorer yang telah berdedikasi selama ini,” tuturnya.

Baca:  Oktober Nasib Guru Honor Harus Tuntas

Lebih lanjut Reza mengatakan, Pada tahun ini skema penyaluran dana BOS menjadi tiga tahap yang sebelumnya empat tahap per tahun. Penyaluran pada tahap pertama berjumlah 30 persen, tahap kedua 40 persen, sementara tahap ketiga 30 persen.

“Pencairan tiga tahap ini dianggap lebih sederhana dibanding penyaluran dengan skema sebelumnya,” jelasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kelly Mariana : Penundaan Pilkada Kewenangan Pemerintah Pusat

Palembang, BP Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengatakan, penundaan pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, termasuk ...