Home / Headline / Tipu Putri Arab Ratusan Miliar, Buronan Bareskrim Polri Ditangkap Palembang

Tipu Putri Arab Ratusan Miliar, Buronan Bareskrim Polri Ditangkap Palembang

BP/IST
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono

Palembang, BP

Buronan kasus penipuan terhadap Putri Arab, Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud, ditangkap di Palembang.
Buronan bernama Evi Maindo Christina (57 tahun), ditangkap Satgas Tindak Subdit III Bareskrim Polri.

“Benar, pelaku merupakan DPO kasus penipuan dan penggelapan,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Minggu (23/2).
Argo menambahkan, pelaku ditangkap pada Minggu (23/2) sekitar pukul 03.59 di Desilva Bandara Guest House, Sukarami, Palembang, Sumatera Selatan.
Setelah ditangkap, kata Argo, pelaku Evi langsung dibawa ke Bareskrim untuk diperiksa.
Seperti diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri membongkar kasus penipuan bernilai miliaran rupiah.
Korban kejahatan ini, putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolowah binti Faisal bin Abdulaziz Al-Saud.
Kasus penipuan ini dilaporkan oleh kuasa hukum Princes Lolwah pada Mei 2019.
Pelaporan tersebut berupa dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan kerugian Rp505 miliar.
Kasus penipuan ini berawal ketika Putri Lolwah mengirimkan uang sebesar USD36.106.574,84 atau sebesar Rp505.492.047.760 ke pelaku.
Uang ini ditransfer secara bertahap sejak 27 April 2011 sampai 16 September 2018.

Baca:  Galian Jaringan Listrik PLN Distop

Uang itu untuk pembelian tanah dan pembangunan Vila Kama dan Amrita Tedja di Jalan Pura Dalem, Banjar Sala, Desa Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali.
Namun pembangunan vila itu tak kunjung rampung hingga 2018.
Dalam kasus ini Bareskrim Polri menangkap Eka Augusta Herriyani (EAH) di sebuah hotel di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/1) lalu.
Polisi menangkap Evie Marindo Christina, tersangka kasus penipuan dan penggelapan terhadap Putri Arab, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud yang sebelumnya sempat dinyatakan buron.
“Evi akan dibawa ke Bareskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo.
Dalam kasus penipuan dan penggelapan terhadap Putri Arab, polisi menetapkan dua tersangka yakni Eka Augusta Herriyani dan Evie Marindo Christina.
Eka telah lebih dulu ditangkap polisi. Sementara Evie sempat lolos dari kejaran polisi sebelum akhirnya tertangkap.
Dalam kasus ini, Evie menawarkan investasi pembangunan villa dan pengadaan tanah di Bali kepada Putri Lolowah.
Namun setelah perjanjian disepakati dan dana digelontorkan, realisasinya tidak sesuai dengan kesepakatan.
Kedua tersangka dijerat dengan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3 dan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
Sebelumnya, Bareskrim Mabes Polri kembali menyita dua mobil mewah milik tersangka EMC yang melakukan penipuan terhadap Putri Arab Saudi Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud.
“Disita barang bukti dari tersangka penipu putri Arab berupa (mobil) Audi dan Vellvire,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo melalui keterangan tertulis seperti dikutip pada Jumat (21/2) lalu.
Polisi total sudah menyita empat mobil pribadi dari tersangka penipuan. Kendati demikian, polisi belum berhasil menangkap tersangka yang saat ini berstatus buron.
Dalam perkara ini, Bareskrim telah memblokir aset tanah milik tersangka yang tersebar di wilayah Bali dan Jawa Timur.
Total ada 26 sertifikat tanah yang kini tak dapat diakses oleh tersangka.
Kasus penipuan ini dilakukan oleh EMC dan anak kandungnya, EAH.
Dari tangan EAH polisi menyita bukti antara lain satu mobil Jaguar, satu mobil Alphard, tujuh bidang tanah, dan sejumlah dokumen. Selain itu, polisi memblokir rekening tersangka.
Penyelidikan kasus penipuan ini dimulai setelah ada laporan dari kuasa hukum korban pada Mei 2019, soal penipuan terkait pembelian dan dan pembangunan vila di Bali.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bantu Cegah Virus Corona, Fraksi PKS DPRD Sumsel Donasikan Gaji Bulan Maret

  Palembang, BP Enam anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi PKS DPRD Sumsel mendonasikan gaji bulan Maret 2020 ...