Home / Headline / Pecatan Polisi di Palembang Jual Senjata Api dan Peras Pengguna Narkoba

Pecatan Polisi di Palembang Jual Senjata Api dan Peras Pengguna Narkoba

BP/IST
Pecatan polisi bernama Fredy Saputra (37 ), ditangkap anggota Polsek Sukarami Palembang.

Palembang, BP

Pecatan polisi bernama Fredy Saputra (37 ), ditangkap anggota Polsek Sukarami Palembang.
Fredy ditangkap ketika akan melakukan transaksi jual beli senjata api rakitan di Jalan By Pass Alang-alang Lebar area SPBU Kelurahan Alang-alang Lebar Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, Sabtu (22/2) malam.
Warga Jalan Jaya Indah Kelurahan 13 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang ini, sempat menunjukan kartu anggota miliknya ketika akan ditangkap.
Ia menyatakan anggota Polri aktif berpangkat Brigpol, dengan tujuan tidak ditangkap.
“Itu senpi rakitan yang merupakan barang bukti dari tersangka ketika saya masih aktif menjadi anggota Polri di Ditnarkoba Polda Sumsel 2013 lalu. Karena tidak lagi jadi anggota dan kepepet butuh uang, mau aku jual Rp 3 juta,” kata tersangka ketika diamankan di Polsek Sukarami Palembang, Senin (24/2).
Namun, karena curiga anggota Polsek Sukarami tetap menangkap tersangka.
Ketika diperiksa, memang Kartu Tanda Anggota ini dikeluarkan Ditresnarkoba Polda Sumsel.
Akan tetapi setelah di cek, ternyata Kartu Tanda Anggota ini sudah habis masa berlakunya tahun 2012 atau kedaluwarsa.
Setelah dilakukan pengecekan di Polda Sumsel, ternyata tersangka Fredy ini sudah di Pecat Tidak Dengan Hormat (PTDH) sejak tahun 2016 lantaran tidak pernah masuk bertugas.
Meski sudah dipecat, tersangka ini masih mengaku sebagai anggota Polri aktif. Tersangka bersama tiga temannya yang juga pecatan anggota Polri, melakukan pemerasan terhadap orang yang menggunakan narkoba.
“2019, tangkap orang yang sedang pakai sabu. Di sana, kami minta uang agar kasusnya tidak berlanjut. Karena kasus itu, ketahuan dan tiga teman aku sudah tertangkap. Aku baru tertangkap saat akan jual senpi,” katanya.
Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Irwanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Hermansyah menuturkan, tersangka ini merupakan pecatan anggota Polri yang bertugas di Ditresnarkoba Polda Sumsel tahun 2016 karena disersi.
Karena masih memegang KTA anggota Polri miliknya yang lama, sehingga tersangka ini masih mengaku sebagai anggota Polri aktif.
Tujuannya untuk melakukan pemerasan terhadap pengguna narkoba yang ditangkapnya.
“Saat akan ditangkap, tersangka ini sempat menunjukan KTA miliknya. Ketika dicek, ternyata tersangka ini sudah di PTDH karena disersi.Dari pengakuan tersangka, senpi yang dijualnya ini merupakan barang bukti ketika ia masih menjadi anggota Polri aktif,” kata Irwanto.
Dari penangkapan tersangka, diamankan barang bukti satu pucuk senpi rakitan jenis revolver bersama lima butir aminuisi aktif.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bantu Cegah Virus Corona, Fraksi PKS DPRD Sumsel Donasikan Gaji Bulan Maret

  Palembang, BP Enam anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi PKS DPRD Sumsel mendonasikan gaji bulan Maret 2020 ...