Home / Headline / NU di Sumsel Diharapkan Lebih Besar Dan Maksimal

NU di Sumsel Diharapkan Lebih Besar Dan Maksimal

BP/IST
Antoni Yuzar

Palembang, BP
Pasca terpilihnya Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Amiruddin Nahrawi (Cak Amir), diharapkann NU akan lebih besar dan maksimal.

Menurut Antoni Yuzar yang merupakan Kader NU Sumsel yang juga Politisi PKB , mengaku dirinya sangat mendukung terpilihnya Amiruddin Nahrawi sebagai Ketua PWNU Sumsel.

Dia berharap PWNU Sumsel dapat lebih baik lagi dengan memaksimalkan kinerja dan menggerakkan seluruh komponen NU dan membentuk pengurus-pengurus PWNU mulai tingkat provinsi sampai ke tingkat anak ranting yang pada akhirnya dapat bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat.

”Sehingga NU lebih besar dan tambah maksimal serta dapat diperhitungkan pada konstelasi politik, baik itu di Pilkada, Pileg maupun Pilpres,” kata Ketua Komisi I DPRD Sumsel ini, Senin (24/2).

Baca:  Pembukaan TMMD Ke 104 Kodim 0418 Palembang Di Meriahkan Berbagai Hiburan Rakyat

Sedangkan Ketua PWNU Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Amiruddin Nahrawi (Cak Amir) mengaku sudah banyak melakukan konsolidasi dan menyusun program kerja. ”NU memiliki kepengurusan dari tingkat anak ranting sampai ke Pengurus Pusat,” ujar Cak Amir, Senin (24/2).
Menurutnya, Nahdatul Ulama yang ada di pusat dikenal dengan nama PBNU, sedangkan di provinsi itu PWNU, untuk di kabupaten dan kota adalah PCNU. Untuk kepengurusan PCNU sendiri ada di 17 Kabupaten dan Kota .
Sedangkan ada MWC (Majelis Wakil Cabang) di tingkat Kecamatan sementara untuk Ranting ada di tingkat Kelurahan ataupun Desa.

Nah, untuk di tingkat RT/RW adalah anak ranting. ”Hal tersebut saya kira perlu dibenahi, harapan saya persiapan bagaimana dalam jangka waktu 3,5 tahun lagi untuk pemilihan gubernur, para Kandidat tersebut dapat menoleh kepada Nahdatul Ulama. Artinya mungkin bisa- bisa Cak Amir maju sebagai kandidat calon gubernur,” katanya.

Baca:  Polrestabes Palembang Ungkap Sindikat Penjualan Bayi Di Palembang

Menurut Cak Amir, saat ini warga NU di Sumsel ini bisa dikatakan sebagai suara mayoritas, karenanya hal itu akan sangat berpengaruh juga pada saat pemilihan nantinya.

Disinggung mengenai pimpinan PWNU sebelumnya, Cak Amir tidak mau menjelek-jelekkan kepemimpinan periode sebelumnya, tapi dirinya berjanji untuk yang akan datang pada periode kepemimpinan dirinya ini akan membuat papan atau plang pengurus hingga ranting ataupun anak ranting. ”Jadi itulah cara saya memajukan NU yakni dengan membuat tanda pengenal atau papanisasi,” katanya.

Baca:  Selesaikan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor Di Sumsel

Sedangkan untuk menuju Kader NU yang mandiri Amiruddin Nahrawi mengatakan bahwa kader Nahdatul Ulama di Sumsel harus seluruh cabang bergerak. ”Saya mengimbau kepada pemuda Banser dan Ansor agar dapat menjaga kiyai-kiyai. Ketika kiyai-kiyai dijelek-jelekkan maka Banser dan Ansor harus membela,” katanya.

Untuk meningkatkan ekonomi umat Cak Amir mengatakan bahwa hal tersebut sudah jauh dipikirkan sebelumnya yakni Rp 1,5 triliun akan digelontorkan kepada warga Nahdatul Ulama. ”Selain itu, mari bersama-sama kita bentuk koperasi-koperasi untuk kesejahteraan umat yang sesuai dengan aturan karena aturan tersebut penting untuk dipatuhi,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kelly Mariana : Penundaan Pilkada Kewenangan Pemerintah Pusat

Palembang, BP Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengatakan, penundaan pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, termasuk ...