Home / Headline / Resedivis Pencuri Motor Di UIN Raden Fatah Diamankan

Resedivis Pencuri Motor Di UIN Raden Fatah Diamankan

BP/IST
Andri (21) warga Dusun I Jagaraya, Kecamatan Buana Kemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKUS) Selatan terpaksa harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi penjara Polrestabes Palembang.

Palembang, BP

Andri (21) warga Dusun I Jagaraya, Kecamatan Buana Kemaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKUS) Selatan terpaksa harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi penjara Polrestabes Palembang.
Pasalnya, Andri dijemput Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Palembang, Rabu (19/2) sekitar pukul 17.30 di Lapas Baturaja akibat ulahnya, melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan (curat).
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kasubnit Pidum, Ipda Andrian membenarkan kalau anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang menjemput pelaku disaat masa hukuman di Lapas Baturaja selesai.
“Pelaku ini sudah menjadi DPO kita sejak 15 Desember 2019 lalu, dimana pelaku melakukan aksi Curat di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sekitar pukul 15.29 dengan korban Willianuari (22),” ujarnya, Kamis (20/2).
Awalnya, korban memarkirkan sepeda motor Honda BeAT dengan nopol BG 2530 KAN di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melaksanakan kuliah dalam keadaan terkunci stang, kurang lebih dua jam pada saat pelapor akan pulang sudah mendapati sepeda motor tersebut sudah tidak ada lagi di parkiran. Atas kejadian tersebut selanjutnya pelapor melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang.
“Atas laporan itulah anggota kita memburu pelaku hingga anggota kita mendapatkan informasi mengenai keberadaan pelaku di Lapas Baturaja, dimana pelaku akan bebas pada 19 Februari 2020. Sebelum pelaku keluar anggota kita melakukan penjemputan dan langsung menggiringnya ke Polrestabes Palembang,” katanya.
Atas ulahnya ini, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama lima tahun penjara. “Pelaku kita pastikan akan mendapatkan hukuman setimpal seperti temannya yang sudah terlebih dahulu tertangkap yakni Abu Saman yang berkasnya sudah P21,” tuturnya.
Sementara itu, pelaku Andri mengakui perbuatannya telah membawa kabur motor korban saat sedang kuliah bersama temannya Saman.
“Saya memang melakukannya bersama Saman tapi saya tidak bersembunyi pasca kejadian melainkan berada di Lapas Baturaja dengan kasus yang sama,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Bertambah, 25 ODP Diduga Terpapar Virus Corona di Ogan Ilir

Inderalaya, BP–Semakin hari bukannya makin berkurang, jumlah orang dalam pengawasan (ODP) bertambah menjadi 25 orang di Kabupaten Ogan Ilir (OI). ...