Home / Headline / BSB Dukung “Festival Seguntang 2020 “Yang Di Gagas Forwida Sumsel

BSB Dukung “Festival Seguntang 2020 “Yang Di Gagas Forwida Sumsel

BP/IST
Jajaran pengurus Forum Pariwisata dan Kebudayaan (Forwida) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar silaturahmi bersama Direktur Utama (Dirut) Bank Sumselbabel (BSB), Achmad Syamsudin dalam rangka menjalin kerjasama ” Festival Seguntang 2020”, Selasa (18/2).

Palembang, BP

Jajaran pengurus Forum Pariwisata dan Kebudayaan (Forwida) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar silaturahmi bersama Direktur Utama (Dirut) Bank Sumselbabel (BSB), Achmad Syamsudin dalam rangka menjalin kerjasama ” Festival Seguntang 2020”, Selasa (18/2).
Turut hadir Pembina Forwida Sumsel Toni Panggarbesi , Ketua Umum Forwida Sumsel, Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, MT, Rodi Hernawan (Ketua Harian Forwida Sumsel /Ketua Panitia Festival Seguntang), Pengurus Harian Forwida Sumsel Kemas A.R. Panji dan Dudy Oskandar, Kepala UPTD Taman Wisata Kerajaan Sriwijaya (TWKS), Agustinus Antoni.
Pembina Forwida Sumsel Toni Panggarbesi mengatakan, kalau Forwida adalah wadah yang menghimpun semua industri wisata, pelaku seni, pelaku budaya berkumpul guna memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia secara voulentir dengan tidak mengharapkan popularitas, tidak mengharapkan uang.
“Apa yang kita berikan kepada masyarakat dengan modal tekad dengan beberapa pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki,” katanya.

BP/DUDY OSKANDAR
Jajaran pengurus Forum Pariwisata dan Kebudayaan (Forwida) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar silaturahmi bersama Direktur Utama (Dirut) Bank Sumselbabel (BSB), Achmad Syamsudin dalam rangka menjalin kerjasama ” Festival Seguntang 2020”, Selasa (18/2).

Selain itu dengan ikon Seguntang maka diharapkan sejumlah kegiatan bisa berlangsung di Bukit Siguntang kedepan.
Sedangkan Ketua Umum Forwida Sumsel, Dr. Ir. Diah Kusuma Pratiwi, MT mengatakan, Forwida Sumsel adalah mitra pemerintah dan mendukung program budaya pariwisata di Sumsel.
Mengenai Forwida Sumsel mengangkat kegiatan Festival Seguntang di ulang tahunnya yang pertama, karena masyarakat Sumsel saat ini tidak mengenai dirinya, padahal orang negara lain mengakui Bukit Seguntang sebagai asal usul leluhurnya Parameswara.
Festival Seguntang dilakukan selama tiga hari dimana tanggal 28 Februari di gelar lomba mewarnai dengan peserta anak-anak PAUD dan TK , gratis.
“ Jam 14.00 pembukaan oleh pak Gubernur, kemudian pengukuhan anggota Forwida dan untuk pertama tahun ini kita akan memberikan Forwida Award kepada pejuang kebudayaan dan pejuang pariwisata ada 8 orang yang akan kita calonkan untuk menerima itu,” katanya.
Tanggal 29 Februari digelar lomba photo dengan tema Situs Bukit Seguntang, lomba musik dan nyanyian batang hari sembilan , lomba menghias pempek dengan tema Bukit Seguntang
“ Malamnya ada lomba pantun bahasa Palembang dan diselingi wayang Palembang, “ katanya.
Lalu tanggal 1 Maret ada city tour mengeliling daerah yang bersejarah di Palembang.
“ Kita disuport oleh Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV, kita istirahat di sana, makan siang dan solat, rupayanya tanggal 3 maret itu adalah milad dari Kesultanan Palembang Darussalam, itu dimajukan oleh Sultan menjadi tanggal 1 Maret, jadi kita habis makan siang kita langsung acara disana, sekaligus beliau (SMB IV) meluncurkan buku,” katanya.
Malamnya digelar acara penutupan dan pembagian hadiah kepada para pemenang dan dalam kegiatan ini pihaknya banyak dukung berbagai pihak.
“ Kita mohon dari Bank Sumselbabel berkenan untuk berkerjasama dan menjadi salah satu sponsor karena kalau tidak kerjasama dengan mana-mana enggak bisa kami menjalankannya,” katanya.
Rodi Hernawan selaku Ketua Harian Forwida Sumsel /Ketua Panitia Festival Seguntang menambahkan kalau pihaknya akan membuat perangko limited edition dengan judul Sumsel Dalam Pandangan Sejarah Pos dan Komunikasi.
“Diacara Forwida nanti ada penandatangan oleh Gubernur Sumsel perangko prima series Bukit Seguntang, limited edition,” katanya sembari berencana akan membentuk badan hukum Yayasan bagi Forwida agar kedepan bisa lebih dinamis dalam mengexplore seni dan budaya.
Dan kegiatan yang dilakukan Forwida ini menurutnya akan menjadi agenda tetap tahunan .
Pengurus Harian Forwida Sumsel Kemas A.R. Panji mengatakan, Forwida Sumsel kedepan akan menerbitkan buku berjudul Sumsel Dalam Perangko.
“ Kita sudah ada data dan minta suport nanti dicarikan data-data perangko itu dari masa ke masa, ini perlu diterbitkan supaya dilihat , ternyata Sumsel dilihat orang dalam perangko, “ katanya.
Dan menurutnya banyak yang dilakukan di Festival Seguntang ini bukan hanya ikok festivalnya juga ada pengkajian, penelitian dan sebagainya, apalagi Bukit Seguntang menjadi Ulu Melayu atau cikal bakal negeri Melayu ada di Palembang.
“Terkait dengan Festival Seguntang kami mengundang bapak, ibu sekalian dan kalau ada peluang dimanfaatkan Bank Sumselbabel pak Dirut misalnya untuk banner, promosi atau spanduk-spanduk, umbul-umbul di pasang nanti kita tinggal sinergikan saja,” katanya.
Sedangkan Dirut BSB, Achmad Syamsudin mengapresiasi kedatangan jajaran pengurus Forwida Sumsel dan siap mendukung kegiatan Forwida Sumsel terutama Festival Seguntang.
“Semoga ini bisa menjadi kebangganlah, kita bisa bikin cerita, kita bisa bikin macem-macem yang dulu orang Palembang enggak ngerti tapi sekarang ngerti dengan adanya informasi ini, menurut saya sih banyak yang bisa dikerjakan, amal ibadah itu bukan hanya yang tiga tadi tapi hasil kita dimanfaatkan orang itu, misalnya Bukit Seguntang bisa jadi tempat pertumbuhan ekonomi itu sebenarnya jariah bagi kita semua, tergantung dari niatnya kita juga, kita berharap kita coba kita kembangkan dengan baik,” katanya dengan didampingi sejumlah pejabat BSB.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Kelly Mariana : Penundaan Pilkada Kewenangan Pemerintah Pusat

Palembang, BP Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel Kelly Mariana mengatakan, penundaan pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, termasuk ...