Home / Headline / Pelaku Begal Sadis Ini Diciduk

Pelaku Begal Sadis Ini Diciduk

BP/IST
Dua dari tiga pelaku begal sadis di Jalan Rambutan Dalam, Kecamatan Ilir Barat II pada Minggu 15 Desember 2019 lalu berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Zainuri Kamis (13/2) dua lokasi yang berbeda

Palembang, BP

Dua dari tiga pelaku begal sadis di Jalan Rambutan Dalam, Kecamatan Ilir Barat II pada Minggu 15 Desember 2019 lalu berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Zainuri Kamis (13/2) dua lokasi yang berbeda.
Dua pelaku tersebut masing-masing Riko Suprayanto Wijaya (18) Jalan Manunggal, Lorong Beringin II Kelurahan 30 Ilir Kecamtan Ilir Barat II Palembang dan Ibrahim (16) Rambutan Dalam Lorong Rawah, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II. Sedangkan pelaku Ifan (18) yang kini masih DPO. Pelaku Riko terpaksa dilumpuhkan kakinya karena mencoba kabur saat akan ditangkap.
Korbannya Muhammad Laksana Cahaya (15) menceritakan peristiwa yang dialaminya, saat ia hendak pulang kerumahnya dari pergi rumah temannya di Jalan Rambutan Dalam, Kecamatan Ilir Barat II yang sedang berulang tahun.

Baca:  Benni Mulyadi Menuju Kursi DPRD Sumsel, Semangat Pengabdian  Untuk Tanah Kelahiran, Muba

“Pelaku datang dari arah belakang berbonceng tiga mepepet aku. Terus pelaku ngancam nyuruh aku turun dari motor sambil mengancam dengan pisau oleh pelaku yang ditangkap ini,”katanya.
Karena diancam dengan pisau korban pun langsung turun dari motor saat itu pelaku langsung mengambil motor korban dan membawanya kabur.
Tidak lama setelah kejadian korban pun bertemu lagi dengan pelaku tidak jauh dari TKP di Jalan Rambutan. “Pelaku malah memukul wajah dan pipi sebanyak satu kali dan membeset perut saya lalu dia mengancam agar saya tidak mengajak polisi,”jelasnya
Sementara itu, dihadapan polisi kedua pelaku mengaku saat itu korban mereka kejar setelah dekat korban disuruh berhenti. “Turun kau turun. Korban nya langsung turun kami ancam dengan pisau. Waktu korban nyo turun dari motornyo langsung kami ambil dan sudah di jual seharga Rp 1.800 juta rupiah,”cetus Riko sambil meringis kesakitan.

Baca:  Makna Lebaran Terakhir Bagi Gubernur Sumsel

Sepeda motor Beat hasil membegal dijual pelaku ke tetangga Ibrahim, terus uangnya dibagi tiga terus uangnya dihabiskan untuk beli sabu dan baju baru.
“Setelah itu aku pun lari ke Tangerang berkerja disana sebagai kenek mobil selama satu bulan disana, tempat tinggalnya di rumah bos tulah. Sudah satu bulan disana aku pulang karena sudah kangen keluarga taunya aku ditangkap polisi,”katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Listrik Sering Padam, Warga Sebut PLN Baturaja Lebay

Baturaja, BP–Warga Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengecam keras soal listrik padam. Listrik ...