Home / Headline / Marbot Bawa Kabur Uang Rp 20 Juta dari Kotak Infaq Masjid Aqobah II

Marbot Bawa Kabur Uang Rp 20 Juta dari Kotak Infaq Masjid Aqobah II

BP/IST
Pelaku Indra yang melarikan
uang infak Masjid Al Aqobah II

Palembang, BP

Uang infak dari beberapa kotak amal di Masjid Al-Aqobah II di Jalan Pupuk Raya, Kompleks Pusri Sako, berjumlah sekitar Rp20 juta, raib.
Pelaku diduga marbot masjid, Indra (41), yang sudah menghilang. Aksi pencurian itu baru diketahui Jumat (3/1) setelah kotak infaq dibuka pengurus masjid. Ketika akan dibuka, ternyata kunci kotak infaq sudah rusak.
“Kejadian tanggal 3 Januari lalu. Sedangkan Indra (marbot) ini langsung menghilang tanggal 4. Uang untuk pembangunan masjid dan uang kotak anak yatim dan dhuafa habis dicurinya,” kata Bendahara Umum Yayasan Masjid Aqobah II, Saparamin, Kamis (6/2).
Keyakinan bila marbot bernama Indra hang mencurinya, diperkuat dari rekaman CCTV yang ada di dalam masjid.
Dari rekaman CCTV terlihat, Indra ini membalikan kotak infaq dan membuka secara paksa kunci gembok.
Pelaku Indra ini, membuka sekitar tiga kotak infaq baik itu untuk pembangunan masjid maupun untuk anak yatim dan duafa.
Aksinya dilakukan sekitar pukul 01.30 dengan memadamkan seluruh lampu yang ada di dalam masjid.
“Dia ini sempat juga mematikan layar monitor CCTV, tetapi tidak mematikan CPUnya. Sehingga, apa yang dilakukannya masih terekam,” katanya.
Selain itu Indra ini merupakan orang datangan dan sempat mengontrak di salah satu kontrakan tidak jauh dari masjid.
Karena tidak ada pekerjaan, ia ditawari menjadi marbot di masjid Aqobah II dan tawaran itu diterimanya.
Satu bulan pertama, ia terlihat bagus dalam mengurusi semua keperluan masjid.
Begitu pula di bulan ketiga, namun saat bulan ketiga saat pengurus membuka kotak infaq ikut menyaksikan jumlah uang yang ada di dalam kotak infaq yang terbilang banyak.
“Dia itu kami gaji Rp 2 juta per bulan. Belum lagi, pemberian pengurus atau jemaah yang kasihan sama dia. Rumah disiapkan, listrik air tidak bayar semuanya sudah disiapkan, dia malah mencuri uang infaq jemaah,” kata Saparamin.
Dibulan ketiga itulah saat Indra yang melihat pengurus membuka kotak infaq, gerak geriknya mulai mencurigakan.
Akan tetapi, pengurus tidak terlalu mencurigai gerak geriknya lantaran terlihat biasa ketika di depan para pengurus.
Puncaknya, ia melakukan aksinya di tanggal 3 Januari lalu ketika para pengurus masjid rata-rata sedang berada di luar kota.
Setidaknya, Indra berhasil membawa kaburnya uang infaq masjid dari jemaah sekitar Rp 20 juta.
“Kami awalnya tidak yakin, setelah melihat rekaman CCTV ternyata dugaan kami benar. Dia keluar dari dalam masjid usai membongkar kotak amal dengan Mambawa dua kotak kardus berisikan uang,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Pembunuh Guru SD Banyuasin Ternyata Mantan Anak Murid Korban

Palembang, BP Pembunuhan disertai pemerkosaan yang dialami Efriza Yuniar (50), seorang guru SD di Jalur 5 Kecamatan Muara Telang, Kabupaten ...