Home / Headline / Tanpa Sertifikat, Warga Klaim Tanah 30 Hektar

Tanpa Sertifikat, Warga Klaim Tanah 30 Hektar

Poto:
Sengketa lahan terjadi antara warga dengan PT Timur Jaya Group di daerah Kilometer 11, Lorong Maju Bersama III Sembaja Palembang. Adapun yang dipermasalahkan, yakni luas tanah 30 hektar yang diduduki warga dari Pulau Gadung Kilometer 9.

Palembang, BP

Sengketa lahan terjadi antara warga dengan PT Timur Jaya Group di daerah Kilometer 11, Lorong Maju Bersama III Sembaja Palembang. Adapun yang dipermasalahkan, yakni luas tanah 30 hektar yang diduduki warga dari Pulau Gadung Kilometer 9.
Warga mengklaim bahwa lahan tersebut sudah turun menurun diduduki. Namun sayangnya, tidak ada satupun warga yang bisa menunjukan surat-surat atau sertifikat bukti kepemilikan tanah tersebut.
“Kami ini sudah lama tinggal di tanah ini, kami sudah bekebun sampai turun temurun bekebun di tanah ini. Jadi kami tidak relah kalau pihak PT mau mengambil tanah ini,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (28/1).
Saat warga yang menduduki tanah tersebut tidak bisa menunjukan surat-suratnya, dilain pihak, justru dari PT Timur Jaya sudah mendapatkan NIK nomor sertifikat tanah tersebut. Hal inilah yang memperkuat bahwa tanah seluas 30 hektar tersebut sah milik PT Timur Jaya Group.
Kuasa Hukum PT Timur Jaya, Muhamad Reza Ersad, mengatakan bahwa hari ini pihak BPN sudah melakukan pengukuran pengembalian batas-batas aktual.
“Ya hari ini pihak dari BPN melakukan pengukuran pengembalian batas tanah yang dimilik PT Timur Jaya, jadi sudah sah tanah tersebut milik PT. Karena pengukuran pengembalian batas tanah aktual bahwa ini adalah bukti-bukti tanah kita secara sah yang dimiliki oleh empat pemilik sertifikat dibawah Timur Jaya Group yang disaksikan langsung pihak pemerinta setempat,” katanya.
Hal tersebut dibenarkan petugas BPN Palembang, Apriansyah, yang sudah melakukan pengukuran ulang pengembalian batas tanah yang sesui nomor NIK yang dikeluarkan oleh BPN.
“Jadi tidak ada lagi alasan warga untuk menduduki tanah milik PT Timur Jaya ini. Kami harap agar kita sama-sama menaati hukum yang berlaku. Apabila nantinya ada warga yang masih kurang puas agar segera melaporkan permasalahan ini ke perdata agar nantinya pihak pengadilan yang akan memprosesnya,” katanya.#osk

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

Lagi, Pasien Terpapar Covid-19 di OKU Bertambah 37 Orang

Baturaja, BP–Jurubicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU, Rozali, kembali menginformasikan update data kemarin hingga hari ini, Rabu (3/6/2020), sampai pukul 10.00 ...