Home / Headline / Puji SMKN 3, Kadisdik Sumsel Sebut Kasek Harus Bisa ‘4G dan Mikir’

Puji SMKN 3, Kadisdik Sumsel Sebut Kasek Harus Bisa ‘4G dan Mikir’

Kadisdik Sumatera Selatan Drs H Riza Fahlevi, MM saat membuka Rakor MKKS SMK Negeri se Sumsel di Aula SMKN 3 Palembang.

Palembang, BP–Tak bisa dipungkiri, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mayoritas lulusan bermuara pada dunia usaha dan dunia industri (Du-Di).

Peran kepala sekolah (kasek) menjadi sangat penting dalam peran strategis sekolah baik menciptakan lulusan yang siap pakai, manajerial, maupun berbagai terobosan di sekolah.

Jika tidak, maka lulusan SMK akan semakin menambah daftar panjang pengangguran di kalangan pendidikan. Sebagaimana yang disebut oleh badan Pusat Statistik (BPS) bahwa pengangguran kalangan pendidikan tertinggi adalah dari lulusan SMK.

“Oleh karena itu seorang Kasek SMK harus 4G dan Mikir,”tegas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H Riza Fahlevi, MM saat membuka Rapat Koordinasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri se Sumatera Selatan di Aula SMK Negeri 3 Palembang, Rabu (22/1).

Baca:  Puluhan Siswa SMKN 5 Diberi Gratis, Sekolah Ajak Siswa Bijak Gunakan Gadget

Turut hadir Wakil Disdik Sumsel Markoginta, Kabid SMK Disdik Sumsel Mondya Boni, Ketua MKKS SMK Rafli, dan seluruh Kasek SMK Negeri di Sumsel.

Riza menjelaskan bahwa 4G yang dimaksud adalah Kasek harus memiliki
gagasan, gerakan, gaul dan gila. Gagasan yang dimaksud adalah tentang ide dan goal untuk menciptakan lulusan yang siap pakai. Gerakan harus memiliki terobosan, gaul harus memiliki banyak relasi dan gila harus melakukan hal-hal yang tak biasa.

“Misal gaul, kita contohkan di SMKN 3 Palembang ini, karena Kasek-nya gaul, banyak dapat bantuan dari mana-mana, kan ini bukan hanya mengandalkan APBD saja, misalnya anggaran tak cukup punya relasi dari CSR, jangan nunggu APBD nian. APBD terbatas. Dan Kasek SMK harus gilo, maksudnya melakukan yang tak biasa dan nanti o iya ya hasilnya,” urainya.

Baca:  Puluhan Siswa SMKN 5 Diberi Gratis, Sekolah Ajak Siswa Bijak Gunakan Gadget

Tak hanya itu, sambung Riza, guru juga harus mampu memiliki jiwa sosial. “Guru dan kepala sekolah agar memiliki dua hal, pertama MIKIR (mimpi, integritas dan inovasi, kekompakan dan kesatuan, imajinasi, refleksi). Kedua, BIJAK (Belajar, Iman tak tergoyakan, Jujur, Analis dan adil, Kewirausahaan),” jelasnya.

Riza juga menegaskan poin penting tentang wirausaha bahwa SMK diharapkan mampu mencetak bukan hanya siap kerja melalui program link and mage tapi juga mencetak wirausaha.

Baca:  Puluhan Siswa SMKN 5 Diberi Gratis, Sekolah Ajak Siswa Bijak Gunakan Gadget

“Karena kita punya visi sebagaimana arahan Pak Gubernur bahwa kita akan mengurangi angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit. Salah satunya dengan menciptakan lulusan SMK yang berwirausaha. Jadi saya ingin bantah kalau ada Kasi yang menyebut bahwa data BPS pengangguran tertinggi adalah lulusan SMK,” tegasnya.

Sementara itu Kabid SMK Disdik Sumsel Mondya Boni mengatakan berbagai terobosan dilakukan dalam rangka menciptakan lulusan SMK yang siap masuk dunia usaha dan dunia industri (Du-Di).

“Kita sudah banyak sekali link and match dengan berbagai perusahaan. Belum lagi kita juga sudah membentuk Bursa Kerja Kepala Sekolah atau BKK dan banyak terobosan lain yang nanti kita lakukan,” pungkasnya. #sug

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
x

Jangan Lewatkan

20 April, DPRD Sumsel Gelar Paripurna Melalui Teleconprence

Palembang, BP DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menjadwalkan rapat paripurna melalui teleconfrence, meski di tengah ancaman penyebaran virus Covid-19/ ...